Endgame dan Bingkai Karya Kolaborasi: Literasi Membaca Bookclub Gamechangers 'Special Edition' di Malang'
VISI.NEWS | MALANG - Pertanyaan "Apa tujuan akhir Anda?" adalah cara yang bagus untuk memulai percakapan besar tentang ide-ide penting di dunia kita. Endgame, sebuah platform diskusi yang dibuat oleh Gita Wirjawan yang kini bekerja sama dengan Bingkai Karya, baru-baru ini menyelenggarakan Bookclub "Special Edition" - The Road To Endgame Town Hall di Malang.
Acara ini bertujuan untuk membuka diskusi tentang masa depan dengan mengeksplorasi berbagai ide dan buku. Seperti namanya, Bookclub ini merupakan tempat bagi orang-orang untuk berbicara tentang ide-ide yang mereka temukan dalam bacaan mereka. Para peserta berbagi pemikiran mereka, yang kemudian memicu ide-ide dan sudut pandang baru dari orang lain. Semua orang didorong untuk mengambil peran sebagai pendongeng untuk ide-ide besar dari latar belakang mereka.
Diselenggarakan di Golden Tulip Holland Resort Batu, acara ini dihadiri oleh Gita Wirjawan sendiri, pendiri Endgame dan dosen di Universitas Stanford, dan Rizal Rosyadi, Pendiri Bingkai Karya. Acara Bookclub ini merupakan bagian dari rangkaian Endgame Town Hall dan merupakan diskusi buku kedua di Malang, setelah sebelumnya di kantor Bingkai Karya.
Sekitar 30 peserta terpilih, termasuk orang-orang dari berbagai latar belakang sosial, budaya, dan pendidikan, bergabung dalam diskusi. Kelompok tersebut meliputi perwakilan universitas, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan bahkan pekerja kerah biru dari seluruh Malang. Di antara yang hadir adalah Risa Santoso B.A. M.Ed., rektor termuda di Indonesia dari Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang.
Suasana diskusi bersifat informal dan terbuka, memungkinkan setiap orang untuk bebas bertukar ide. Sejalan dengan tujuan Endgame untuk menemukan para “narator,” Bookclub ini juga dimaksudkan sebagai ruang untuk berdiskusi tentang ide-ide, menantang ide-ide lama, dan menggantinya dengan yang baru. Seperti yang dikatakan Gita Wirjawan, "Yang mustahil itu sebenarnya bukan tidak mungkin, Balikkan Narasinya," sebuah frasa yang bergema di seluruh diskusi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!