Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Empat Rumah dan Masjid Hangus di Cianjur, Diduga Akibat Anak Main Masak-masakan

Desi Rossilawati
Sabtu, 14 Juni 2025 | 19:18 WIB
Bagikan
Empat Rumah dan Masjid Hangus di Cianjur, Diduga Akibat Anak Main Masak-masakan

VISI.NEWS | CIANJUR - Kebakaran terjadi di Kampung Sayang Kulon, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur kebakaran pada Sabtu (14/6/2025) siang. Diduga kebakaran tersebut dipicu seorang bocah yang menyalakan lilin untuk bermasn masak-masakan di dekat gorden kamar.

Akibat dari insiden tersebut api pun merembet ke tiga rumah lainnya dan masjid yang berada di samping rumah tersebut. "Total ada empat rumah dan satu masjid yang terbakar. Tapi yang hangus hanya satu rumah, untuk tiga rumah dan masjid terbakar sebagian," kata Petugas Pemadam Kebakaran Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) 1 Cianjur Reki Maulana dikutip dalam keterangannya, Sabtu.

Reki mengatakan kobaran api berhasil dipadamkan dua jam kemudian, tepatnya setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. "Pemadaman cukup lama karena banyak barang mudah terbakar dan sulit mencari sumber air," katanya.

Reki mengungkapkan, kebakaran tersebut diduga disebabkan seorang anak berusia delapan tahun yang bermain masak-masakan di dalam kamar dengan menggunakan lilin sebagai kompor atau sumber api. Namun api dari lilin tersebut ternyata membakar gorden yang berada di dekatnya. Api pun terus membesar sehingga melalap seluruh rumah dan bangunan di sekitarnya. "Keterangan dari warga anak tersebut sedang masak-masakan di dalam kamar di rumah semi permanen. Anak tersebut sempat berusaha memadamkan api, tapi terus membesar sehingga warga langsung mengevakuasi anak tersebut," kata dia.

Dia mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian itu "Tidak ada korban, kerugian materil diperkirakan Rp200 juta rupiah," tambahnya. Ia mengimbau warga untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di rumah, agar kejadian serupa tidak terulang. "Orang tua harus lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama yang melibatkan api," pungkasnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.