Ekonomi Di Jabar Tetap Berdampak Omicron, Cucu : Tapi Tidak Sebesar Saat Delta
VISINEWS | BANDUNG - Hingga saat ini, diketahui kasus varian Omicron di Jawa Barat (Jabar) terus meningkat, peningkatan wabah tersebut membuat ekonomi di Jabar cukup berdampak, namun tidak sebesar ketika varian delta menyebar.
Anggota DPRD Jabar, Cucu Sugyati mengatakan, guncangan ekonomi akibat varian Omicron diprediksi tidak sebesar saat varian Delta mewabah, namun perekonomian di Jabar tetap terdampak.
"Kali ini Pemprov Jabar Alhamdulilah sudah bisa mengendalikan, hal itu merupakan pembelajaran ketika pandemi sejak 2020, tapi kondisi ekonomi Jabar dipastikan berdampak namun tidak besar," katanya.
Peningkatan varian Omicron terjadi secara global, lanjut Cucu. tak hanya terjadi di Jabar, pasalnya penyebaran yang cepat telah direspons dengan penerapan kembali kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat.
"Meningkatnya kembali kasus pandemi ini tentunya perlu kita sikapi dengan bijak agar tidak mengubah trajectory perekonomian Jabar yang sedang terus dalam arah membaik," ujarnya.
Cucu mengungkapkan, pada triwulan IV 2021, pertumbuhan ekonomi di Jabar melonjak 6,21 persen, hal tersebut mencerminkan perbaikan dan menambah optimisme, dan ekonomi triwulan I tahun 2022 diperkirakan akan tetap on the track.
"Selain omicron, tantangan ekonomi global juga akan dihadapkan pada kondisi di mana inflasi akan naik serta kebijakan ekonomi global yang berpengaruh terhadap ekonomi Indonesia," pungkasnya. @eko.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!