Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Edwin Senjaya, "Sekitar 60 persen perekonomian Kota Bandung disumbang UMKM"

ED
Selasa, 28 Maret 2023 | 14:20 WIB
Bagikan
Edwin Senjaya, "Sekitar 60 persen perekonomian Kota Bandung disumbang UMKM"

VISI.NEWS | BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., berharap melalui berbagai pelatihan keterampilan warga, maka diharapkan mampu membantu pemulihan ekonomi di Kota Bandung. Upaya ini menjadi ikhtiar untuk membangkitkan perekonomian Ibu Kota Provinsi Jawa Barat yang sempat mengalami penurunan karena pandemi Covid-19.

Menurut Edwin, akibat pandemi Covid-19 anggaran Kota Bandung yang sebelumnya Rp7,2 triliun mengalami penurunan yang signifikan. Termasuk pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung yang sebelumnya di angka 5-7 persen turun hingga ke 2 persen.

"Kita berharap pelatihan ini dapat ikut membantu pemulihan ekonomi. Karena pada beberapa tahun kemarin, perekonomian Kota Bandung terdampak Pandemi Covid-19. Sehingga kondisi keuangan kita drop," ujarnya, pada Pembukaan Pelatihan Desain Grafis Sablon, di PT INTI, Kota Bandung, Senin.

Edwin menambahkan, meski Kota Bandung mengalami penurunan dan perlambatan pertumbuhan ekonomi, namun tidak terjadi kolaps karena adanya dukungan perekonomian dari UMKM (Usaha Menengah, Kecil dan Mikro).

"Sekitar 60 persen perekonomian disumbang oleh UMKM, sehingga kita bisa bertahan dan tidak langsung kolaps dengan adanya pandemi Covid-19. Kalian semua pejuang-pejuang ekonomi dan mempertahankan kemandiriannya. Dengan terjadinya Covid-19, sektor UMKM sangat berperan dan diharapkan ilmu yang didapat dari pelatihan ini semakin memperkuat sektor UMKM," tutur Edwin, kepada para peserta yang kebanyakan diikuti anak muda.

Soal permodalan, DPRD akan membantu dengan melakukan kerja sama bersama Pemkot Bandung. Terlebih, selain peserta pelatihan tersebut, bantuan serupa juga diberikan kepada para UMKM di Kecamatan Regol dan Rancasari.

"Karena memang tugas pemerintah untuk menaungi UMKM. Sehingga pemerintah memberikan kemudahan dari biaya permodalan, perlindungan hukum, perizinan dan lain sebagainya," katanya.

Edwin menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat. Sebelumnya juga banyak kerja sama dalam pelatihan kepada warga, seperti pastry, barista, kuliner, service HP, dan masih banyak lagi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.