Dugaan Pesawat Azerbaijan Kena Rudal, Kanada Desak Rusia Transparan

Desi Rossilawati
Kamis, 26 Desember 2024 | 23:00 WIB
Bagikan
Dugaan Pesawat Azerbaijan Kena Rudal, Kanada Desak Rusia Transparan

VISI.NEWS | KAZAKHSTAN - Kanada mendesak Rusia transparan terhadap penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan pesawat Azerbaijan Airlines.

Telah muncul dugaan, pesawat itu jatuh karena terkena rudal Rusia meski Rusia sudah memperingatkan agar publik hati-hati terhadap hipotesis semacam ini.

"Kanada sangat prihatin dengan laporan bahwa Pasukan Pertahanan Udara Rusia mungkin telah menembakkan rudal ke penerbangan Azerbaijan Airlines 8243 yang menyebabkan pesawat itu jatuh," kata Kementerian Luar Negeri Kanada dalam sebuah pernyataan pada X, dilansir Reuters, Jum'at (27/12/2024).

"Kami meminta Rusia untuk mengizinkan penyelidikan yang terbuka dan transparan atas insiden tersebut dan menerima temuannya," kata Kementerian tersebut.

Pesawat dengan nomor penerbangan J2-8243 itu jatuh pada Rabu (25/12/2024) waktu setempat di Aktau, Kazakhstan, setelah mengalihkan jalur penerbangan dari Rusia selatan, tempat Moskow menggunakan kawasan tersebut sebagai pertahanan udara melawan serangan drone Ukraina.

Pesawat penumpang bikinan Embraer itu terbang dari Baku Azerbaijan menuju Grozny kawasan Cechnya di Rusia selatan. Namun pesawat itu belok menyeberangi Laut Kaspia. Kecelakaan terjadi di sisi selanjutnya dari Laut Kaspia.

Sebanyak 38 orang dari 67 penumpang pesawat itu tewas karena kecelakaan tersebut. Pemantau penerbangan Rusia mengatakan ada hal darurat yang mungkin berupa tabrakan burung di pesawat itu.

Euronews yang mengutip sumber pemerintah Azerbaijan mengatakan bahwa "pecahan peluru menghantam penumpang dan awak kabin saat meledak di samping pesawat di tengah penerbangan".

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.