Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Duduk Terlalu Lama di Depan Komputer Bisa Tingkatkan Risiko Kematian, Ini Cara Menghindarinya

Desi Rossilawati
Sabtu, 4 Januari 2025 | 01:20 WIB
Bagikan
Duduk Terlalu Lama di Depan Komputer Bisa Tingkatkan Risiko Kematian, Ini Cara Menghindarinya
VISI.NEWS | BANDUNG - Jika Anda sering menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan komputer, segera ubah kebiasaan tersebut untuk menghindari risiko kesehatan yang serius. Sebuah studi yang melibatkan hampir 500 ribu orang di Taiwan selama 13 tahun menemukan bahwa duduk terlalu lama tanpa istirahat dapat meningkatkan risiko kematian hingga 16%, serta risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 34%. Namun, para peneliti menekankan bahwa risiko ini bisa diimbangi dengan beristirahat secara teratur, seperti berjalan atau melakukan olahraga ringan selama 15 hingga 30 menit per hari. Penelitian yang diterbitkan di jurnal medis JAMA Network Open juga menyarankan beberapa perubahan sistemik di tempat kerja, seperti lebih sering beristirahat, menggunakan meja berdiri, dan menyediakan area untuk aktivitas fisik guna mengurangi risiko tersebut. Selama penelitian, data yang dikumpulkan dari karyawan di Taiwan menunjukkan bahwa lebih dari 26 ribu kematian tercatat, dengan 57% di antaranya berasal dari mereka yang terlalu lama duduk saat bekerja. Sebagian besar kematian ini, yaitu 60%, terkait dengan penyakit kardiovaskular. Wayne Gao, penulis utama penelitian, menyarankan agar orang-orang menghentikan kebiasaan duduk terlalu lama dengan cara bergerak secara teratur. Pengingat harian untuk berjalan 300 hingga 500 langkah dapat sangat membantu, dan berjalan kaki di luar pekerjaan juga sangat dianjurkan untuk meningkatkan aktivitas fisik. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga merekomendasikan untuk membatasi waktu duduk dan rutin bergerak agar terhindar dari risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes tipe 2. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.