Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026

Dua Pemuda Sukabumi Dibacok Usai Nonton Konser Reggae

Desi Rossilawati
Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:54 WIB
Bagikan
Dua Pemuda Sukabumi Dibacok Usai Nonton Konser Reggae

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Dua pemuda menjadi korban pembacokan setelah terlibat perselisihan saat menonton konser musik reggae di Lapangan Cigaru, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (17/8/2026) malam.

Kedua korban masing-masing Andira Yusef Hidayat (19) dan Angga Ardiansyah (22). Andira mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pundak kiri, sedangkan Angga mengalami luka serius hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa tersebut bermula ketika konser reggae berlangsung sekitar pukul 20.30 WIB. Saat asyik berjoget, terjadi senggolan yang kemudian memicu gesekan antarkelompok.

Menurut Andira, salah seorang rekannya berinisial R sempat hendak dibacok menggunakan senjata tajam. Namun, korban berhasil menghindar dan melarikan diri.

Merasa tidak terima, Andira bersama Angga kemudian berusaha mencari kelompok tersebut. Mereka akhirnya menemukan kelompok pelaku yang disebut melaju ke arah Kiaradua.

"Awalnya teman saya si Rapli mau dibacok pas joget, tapi berhasil menghindar dan kabur. Akhirnya saya sama si Angga nyari mereka, ketemu di jalan arah Waluran, bonceng tiga naik motor," ujar Andira saat melapor ke Mapolres Sukabumi, Selasa (18/8/2026).

Andira mengatakan, dirinya dan Angga awalnya berniat mengklarifikasi persoalan tersebut. Namun, saat bertemu di jalan sekitar pukul 23.00 WIB, keduanya justru diserang.

Salah seorang pelaku yang berada di jok belakang sepeda motor tiba-tiba mengeluarkan celurit dari balik pakaian.

"Waktu dipepet dan ditanya baik-baik ada masalah apa, yang satu orang tiba-tiba ngeluarin celurit dari dalam baju. Saya sempat kena sabetan di pundak kiri pas mau lari," ucap Andira.

Sementara itu, Angga berusaha melindungi diri dengan menangkis sabetan celurit menggunakan tangannya. Namun, serangan tersebut membuatnya mengalami sejumlah luka serius.

"Si Angga tangkis celurit pakai tangan sampai robek. Ada luka di pinggang lukanya dalam banget, terus di punggung sama bahu. Sekarang dia nggak sadar, lagi koma di RSUD Palabuhanratu," jelas Andira.

Setelah kedua korban terluka, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Mereka kabur setelah melihat warga mulai berdatangan ke lokasi.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam tersebut.

Polisi telah menerima laporan dari kedua korban dan mengantongi identitas terduga pelaku.

"Benar korban sudah membuat laporan, korban ada dua orang. Satu korban saat ini masih dalam penanganan medis di RSUD Palabuhanratu. Pelaku sudah teridentifikasi dan masih dalam pengejaran," tegas Dudi.

Polisi selanjutnya melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku sekaligus mendalami rangkaian kejadian yang berawal dari perselisihan saat konser musik reggae tersebut.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.