Dua Nelayan di Pangandaran yang Hilang Usai Terseret Ombak, Masih Belum Ditemukan
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 2 Juli 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | PANGANDARAN - Memasuki hari kelima sejak dilaporkan hilangnya dua nelayan asal Kabupaten Pangandaran, belum ditemukan. Berdasarkan keterangan dari rekan-rekan nelayan di Pantai Pangandaran. Kedua nelayan tersebut mengalami kecelakaan laut terseret ombak.
"Sampai hari ini belum ditemukan jasad teman saya ini, dia orang baik, kami para nelayan tentu sangat sedih," ucap Dani (38) rekan korban, kepada VISI.NEWS di kawasan pantai Pangandaran.
Mereka berharap rekannya itu dapat segera ditemukan oleh semua pihak yang turut membantu dan mencari.
Kedua korban yang diketahui merupakan ayah dan anak, yakni, Yadi Atma (54) dan Yogi Mustofa (20),
Mereka dilaporkan hilang saat mencari udang karang (lobster) di perairan sekitar kawasan Cagar Alam Pangandaran.
Sementara itu, Koordinator Pos SAR Pangandaran, Edwin, menyampaikam bahwa pencarian dilakukan dengan membagi tim ke dalam dua jalur.
"Tim pertama melakukan penyisiran darat di wilayah Cagar Alam, sementara tim kedua melakukan pencarian di laut," kata Edwin, dalam keterangannya Rabu (2/7/2025).
Ia menambahkan untuk pencarian laut, tim menggunakan perahu jukung milik SAR Barakuda dan nelayan setempat, serta jet ski milik Basarnas. Termasuk penyelam dari Pangandaran Dive Club turut dikerahkan guna melakukan pencarian bawah air.
"Namun, medan pencarian yang sulit menjadi tantangan utama, kondisi isi bawah air sangat tidak mendukung. Visibilitas nol dan air sangat keruh, sehingga penyelaman tidak bisa dilakukan secara maksimal," ucap Edwin.
Dengan kondisi Medan dilokasi kejadian itu cukup menyulitkan proses evakuasi. Banyaknya batu karang dan gelombang tinggi membuat perahu jukung tidak bisa mendekat ke lokasi kejadian.
"Kalau perahu dipaksakan masuk, risikonya terlalu tinggi, bisa membahayakan tim," katanya.
"Sebagai alternatif, tim penyelam dibantu petugas Balawista melakukan pencarian dengan metode surfing di sekitar titik dugaan lokasi hilangnya korban," pungkasnya.
@gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!