Dua Desa Wisata Kabupaten Bogor Masuk Top 15 Jawa Barat

Desi Rossilawati
Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Bagikan
Dua Desa Wisata Kabupaten Bogor Masuk Top 15 Jawa Barat

./visi.news/Disparbud Kabupaten Bogor.

Disparekraf Kabupaten Bogor menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penerapan standar pengelolaan desa wisata yang komprehensif, profesional, serta tetap menjaga pelestarian kearifan lokal. Penilaian SWJ ITDMA 2026 mengacu pada penerapan prinsip pariwisata 5A yang meliputi administrasi, atraksi, amenitas, aksesibilitas, dan advertising, serta integrasi nilai budaya lokal melalui konsep 5K.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Kabupaten Bogor, Yuliana Idrus, mengatakan kedua desa wisata mampu memenuhi berbagai indikator penilaian tersebut.

"Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara berhasil menunjukkan kualitas pengelolaan yang paripurna. Keduanya terbukti unggul tidak hanya dalam memenuhi kriteria 5A-seperti tata kelola kelembagaan yang rapi, fasilitas toilet dan homestay yang bersih, akses jalan yang memadai, serta strategi promosi digital yang efektif-tetapi juga secara otentik menghadirkan pengalaman sensorik yang berakar kuat pada kearifan lokal Sunda melalui konsep 5K," paparnya.

Yuliana menjelaskan, sebagai bagian dari Top 15, kedua desa wisata akan mendapatkan pendampingan serta coaching clinic dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghadapi ajang Wonderful Indonesia Tourism Award (WITA) 2026 tingkat nasional.

"Wisatawan yang datang benar-benar bisa merasakan pengalaman holistik. Selanjutnya, sebagai bagian dari Top 15, kedua desa ini akan memperoleh pendampingan eksklusif serta coaching clinic intensif dari tim ahli Pemprov Jawa Barat. Kami dari Disparekraf Kabupaten Bogor tentu tidak akan tinggal diam; kami akan mengawal penuh, memfasilitasi dan pendampingan teknis berkelanjutan agar mereka benar-benar siap dan matang untuk mewakili Jawa Barat, serta merebut gelar juara di ajang Wonderful Indonesia Tourism Award (WITA) 2026 di tingkat nasional," tambahnya.

Disparekraf Kabupaten Bogor berharap pencapaian tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, mulai dari meningkatnya lama tinggal wisatawan, bertambahnya pemesanan homestay, naiknya omzet pelaku UMKM, hingga terciptanya lapangan kerja baru.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.