Driver Ojol Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Sukabumi, Kondisinya Tertindih Motor di Sawah
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 4 Juli 2025 | 19:45 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Warga Kampung Ciaul, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan ditemukannya seorang pria yang sudah tak bernyawa, Kamis (3/7/2025).
Kondisinya saat itu, pria tersebut menggunakan helm tertelungkup dan tertindih motor di sawah. Dalam video dan foto yang beredar lokasi kejadian berada cukup jauh dari jalan beraspal. Untuk menuju area persawahan jalan yang dilalui hanya berupa pematang sawah. Adapun motor yang berada di TKP yakni motor PCX warna putih.
Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saepul Rohman mengatakan pria tersebut yakni bernama Wahyu Dewantoro (24) warga Jalan Pedati Timur Dalam, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Identitas diketahui dari KTP yang ditemukan di lokasi kejadian.
"Adapun kronologisnya pada hari Kamis sekira pukul 07.00 WIB, saksi bernama Karsih pergi ke pesawahan kemudian melihat adanya seorang laki-laki dengan posisi telungkup di sawah dan tertindih sepeda motor. Kemudian saksi memberitahukan kepada saksi lainnya Hafi dan Abas," kata Aah, Jumat (4/7/2025).
Selanjutnya kata Aah, ketiga saksi kembali ke lokasi dengan niat ingin menolong. Motor itupun digeser, namun saat itu korban sudah tidak bergerak.
"Saksi memberitahukan penemuan tersebut kepada aparat desa setempat, kemudian aparat desa meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian. Kemudian dilakukan olah TKP," imbuhnya.
Menurut Aah, pria itu berprofesi sebagai tukang ojek online (ojol) di Jakarta.
Aah menduga bahwa korban saat itu mengikuti petunjuk Google Maps yang salah mengarahkan jalan hingga sampai di lokasi kejadian lalu terjadinya kecelakaan tunggal.
”Korban asli Solo, Jawa Tengah namun bekerja di Jakarta sebagai driver ojek. Di Jakarta dia ikut dengan kakak kandungnya,” pungkasnya.
Sementara itu Humas RSUD Sekarwangi Muhammad Rizal Perdana mengatakan jenazah pria itu diantar ke rumah sakit oleh anggota polisi pada Kamis sekitar pukul 17.30 WIB.
Setelah itu pihak keluarganya datang namun menolak untuk autopsi sehingga hanya dilakukan visum. Dari visum diketahui terdapat luka baret pada tubuh korban.
“Dugaan awal luka tersebut akibat terjatuh dari sepeda motor,” kata Rizal.
Dia menjelaskan jenazah dibawa pulang oleh keluarganya sekitar pukul 21.00 WIB untuk dimakamkan di kampung halamannya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!