Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Penentuan Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 Dimulai, Indonesia Wajib Menang atas Singapura 6 Aug 2026 HYPTEC HT Tampil Dua Wajah di GIIAS 2026, GAC Buktikan SUV Listrik Bisa Bergaya Mewah hingga Rally Dakar 6 Aug 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Kemiskinan Turun ke 6,54 Persen 6 Aug 2026 Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Penentuan Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 Dimulai, Indonesia Wajib Menang atas Singapura 6 Aug 2026 HYPTEC HT Tampil Dua Wajah di GIIAS 2026, GAC Buktikan SUV Listrik Bisa Bergaya Mewah hingga Rally Dakar 6 Aug 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Kemiskinan Turun ke 6,54 Persen 6 Aug 2026

Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026

ED
PN
Kamis, 6 Agustus 2026 | 23:23 WIB
Bagikan
Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026

VISI.NEWSPersebaya Surabaya keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah melewati drama panjang melawan Persib Bandung. Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026) malam, Bajul Ijo mengalahkan Maung Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.

Pertandingan final berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil dengan motivasi tinggi untuk mengangkat trofi, tetapi Persebaya mampu mencuri keunggulan lebih dulu melalui Ramadhan Sananta pada menit ke-20.

Gol tersebut berawal dari kerja sama apik dengan Rachmat Irianto. Sananta berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang Persib dan membuat Persebaya unggul 1-0.

Tertinggal lebih dulu, Persib langsung meningkatkan tekanan. Dominasi penguasaan bola Maung Bandung akhirnya membuahkan hasil empat menit kemudian. Patricio Matricardi mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-24 setelah memanfaatkan umpan Uilliam.

Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.

Babak pertama juga berlangsung keras dengan beberapa pelanggaran yang menghasilkan kartu kuning. Gakuto Notsuda dari Persib mendapat kartu kuning pada menit ke-30, disusul Gervane Mutombo serta Yan Victor Fernandes dari Persebaya.

Memasuki babak kedua, kedua tim tetap bermain hati-hati. Persib lebih banyak menguasai bola, tetapi Persebaya tampil disiplin dalam menjaga pertahanan.

Beberapa pergantian dilakukan kedua pelatih untuk mencari gol kemenangan. Persib memasukkan pemain seperti Dedi Kusnandar, Robi Darwis, Mateo Peralta, hingga Julio Cesar, sementara Persebaya juga melakukan rotasi dengan memasukkan sejumlah pemain segar.

Namun, hingga 90 menit pertandingan berakhir, skor tetap 1-1 sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Pada masa extra time, kedua tim masih kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Persib dan Persebaya sama-sama menjaga keseimbangan permainan hingga tambahan waktu dua kali 15 menit selesai tanpa gol tambahan.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Drama terjadi dalam babak tos-tosan tersebut. Kedua tim sama-sama menunjukkan mental kuat. Persebaya akhirnya memastikan kemenangan setelah penendang terakhir mereka, Walber, berhasil menjalankan tugasnya.

Sementara Persib harus menerima kenyataan pahit setelah tendangan Henhen Herdiana gagal menembus gawang Persebaya.

Dalam adu penalti tersebut, Persib mencetak gol melalui Patricio Matricardi, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar. Namun kegagalan Uilliam serta Henhen menjadi titik balik kekalahan Maung Bandung.

Di kubu Persebaya, Francisco Pereira, Risto Mitrevski, Miguel Mabella, Ramalho, dan Gledson sukses menjalankan penalti. Satu kegagalan Yan Victor Fernandes tidak menghentikan langkah Bajul Ijo karena eksekusi penentu berhasil dilakukan.

Secara statistik, Persib sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola dengan angka 70 persen berbanding 30 persen milik Persebaya. Namun Persebaya lebih efektif dalam menciptakan peluang dengan lima tembakan, seluruhnya mengarah ke gawang, sementara Persib hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran.

Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan mental Persebaya dalam laga final yang penuh tekanan. Mereka mampu bertahan dari dominasi Persib dan menunjukkan ketenangan saat menentukan juara melalui drama penalti.

Bagi Persib, hasil ini menjadi akhir yang mengecewakan setelah tampil dominan sepanjang pertandingan. Maung Bandung harus puas menjadi runner-up setelah gagal menuntaskan laga melalui permainan terbuka.

Sementara itu, Persebaya membawa pulang trofi Piala Presiden 2026 setelah melewati salah satu final paling dramatis dalam sejarah turnamen tersebut.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.