Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1
VISI.NEWS – Final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya berlangsung sengit sejak menit awal. Hingga babak pertama berakhir di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026) malam, kedua tim bermain imbang 1-1 dalam duel yang mempertemukan dua klub besar Indonesia.
Meski mendominasi penguasaan bola sepanjang 45 menit pertama, Persib harus bekerja keras mengejar ketertinggalan setelah Persebaya lebih dulu membuka keunggulan melalui Ramadhan Sananta. Tim berjuluk Maung Bandung akhirnya menyamakan kedudukan lewat bek asal Argentina, Patricio Matricardi.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Persib langsung mengambil inisiatif serangan melalui penguasaan bola yang rapi dari lini tengah. Kombinasi Luciano Guaycochea, Gakuto Notsuda, hingga Uilliam membuat Persebaya lebih banyak bertahan di area sendiri.
Namun, efektivitas justru menjadi milik Persebaya. Pada menit ke-20, Ramadhan Sananta membawa Bajul Ijo unggul 1-0. Gol berawal dari umpan Rachmat Irianto yang berhasil dimanfaatkan Sananta dengan penyelesaian akhir yang menaklukkan kiper Persib Teja Paku Alam.
Keunggulan tersebut membuat Persebaya semakin percaya diri meski tetap berada di bawah tekanan Persib yang terus menguasai jalannya pertandingan.
Persib tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Tiga menit berselang atau pada menit ke-23, Patricio Matricardi sukses mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1. Bek tengah asal Argentina itu memanfaatkan situasi bola mati untuk menaklukkan kiper Persebaya Ernando Ari.
Gol tersebut membangkitkan semangat skuad asuhan Bojan Hodak yang terus menggempur pertahanan lawan hingga pertengahan babak pertama.
Pertandingan juga mulai berlangsung lebih keras. Pada menit ke-29, gelandang asal Jepang Gakuto Notsuda menjadi pemain pertama yang menerima kartu kuning akibat pelanggaran terhadap pemain Persebaya.
Meski tensi pertandingan meningkat, kedua tim tetap bermain disiplin sehingga tidak banyak peluang bersih tercipta hingga menjelang turun minum.
Secara statistik, Persib tampil sangat dominan. Hingga menit ke-40, Maung Bandung menguasai sekitar 77-78 persen penguasaan bola, sementara Persebaya hanya mencatatkan sekitar 22-23 persen.
Persib juga mencatat akurasi umpan yang sangat tinggi, mencapai 89 persen atau 243 umpan sukses dari 272 percobaan. Sebaliknya, Persebaya membukukan akurasi umpan 69 persen dengan 75 umpan sukses dari 109 percobaan.
Meski demikian, efektivitas kedua tim relatif seimbang. Masing-masing melepaskan dua tembakan dan seluruhnya tepat sasaran. Tidak ada satu pun percobaan yang melenceng dari gawang.
Kedua tim juga sama-sama memperoleh dua tendangan sudut sepanjang babak pertama.
Persib menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang. Lini belakang dihuni Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gervane Mutombo, dan I Putu Tanamal.
Di lini tengah tampil Luciano Guaycochea dan Gakuto Notsuda sebagai pengatur permainan, sementara Luka Menalo, Alis, dan Uilliam menopang penyerang tunggal Boris Sekulic.
Sementara itu, Persebaya juga menggunakan formasi 4-2-3-1. Ernando Ari mengawal gawang dengan perlindungan Catur Pamungkas, Walber, Yan Victor Fernandes, dan Jefferson.
Lini tengah diperkuat Risto Mitrevski serta Rachmat Irianto, sedangkan Malik Risaldi, Francisco Rivera, dan Miguel Pereira mendukung Ramadhan Sananta sebagai ujung tombak.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan wasit, skor tetap bertahan 1-1.
Dengan hasil sementara tersebut, peluang kedua tim untuk mengangkat trofi Piala Presiden 2026 masih sama terbuka. Persib akan berupaya memanfaatkan dominasi penguasaan bola menjadi gol tambahan, sementara Persebaya diprediksi tetap mengandalkan serangan balik cepat yang sejauh ini terbukti efektif membahayakan pertahanan lawan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!