DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Kemacetan di Cibadak Dampak Pabrik
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 26 Mei 2025 | 20:35 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar menyoroti persoalan kemacetan di jalan arteri jalur Sukabumi-Bogor dampak pabrik garment PT Daehan Global.
Wakil rakyat dari fraksi Gerindra itu menyatakan bahwa PT Daehan Global yang berada di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak belum memiliki Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Bertahun-tahun perusahaan itu berdiri, Andalalin itu baru akan diajukan.
"Informasi dari kepala DPMPTSP atas notulen rapat yang dilaksanakan sebelumnya bahwa perusahaan tersebut belum mempunyai Andalalin dari Kementerian Perhubungan. Perusahaan juga menyatakan Andalalin ini akan segera diajukan," ujar Hera, Senin (26/5/2025).
Lebih lanjut Hera menyatakan banyak dampak yang timbul ketika pabrik PT Daehan Global ini belum memiliki amdalalin diantaranya kemacetan yang disebabkan ketika jam masuk dan jam pulang karyawan.
Selanjutnya menjadi contoh yang tidak baik bagi perusahaan-perusahaan lainnya.
"Ketika sebuah perusahaan membuat kemacetan di setiap jam masuk dan pulang maka ada masyarakat yang memang dirugikan. Yang kedua, bagaimana keadilannya bagi perusahaan-perusahaan lain yang telah menempuh perizinan, sementara ini ada perusahaan yang dari 2013 tidak memiliki izin tersebut. Dan bagaimana ini juga menjadi contoh bagi perusahaan lain, ah ya sudah saya tidak akan membuat izin, toh ini juga tidak diapa-apakan tidak ada sanksi paling hanya teguran, ini saya kira jadi preseden buruk," ujarnya.
Dia pun menyayangkan respons dari pihak PT Daehan Global karena disaat ada persoalan namun yang dihadirkan dalam rapat adalah orang yang tidak bisa mengambil keputusan.
"Yang saya sesalkan perusahaan mengutus salah satu pekerjanya dan ketika ditanya apakah bisa membuat keputusan ternyata tidak, artinya perusahaan kurang menghargai niat baik pemerintah untuk menyelesaikan permasalah-permasalahan yang ada," ujarnya.
Hera menegaskan dalam hal ini pemerintah ingin ada solusi sehingga perusahaan tetap menjalankan kegiatannya tanpa menimbulkan kemacetan.
"Jika semuanya mengikuti aturan yang ada andalalinnya ditempuh, instrumen dan fasilitas-fasilitas lainnya ada saya kira kemacetan ini sedikit bisa diatasi," pungkasnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!