DPR RI Minta Dunia Internasional Hentikan Kebiadaban Israel

ED
Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:04 WIB
Bagikan
DPR RI Minta Dunia Internasional  Hentikan Kebiadaban Israel

VISI.NEWS | JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti mendesak dunia internasional untuk menghentikan serangan Israel terhadap warga sipil Palestina, menyusul tewasnya wartawan Al Jazeera Shireen Abu Aqla beberapa waktu lalu, yang prosesi pemakamannya juga ditandai dengan agresi zionis Israel.

“Itu tindakan (Israel) yang biadab, menyerang warga sipil, bahkan wartawan yang seharusnya dilindungi dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya,” ujar dalam siaran pers di Jakarta, kemarin. “Indonesia harus mendesak dunia internasional untuk turun tangan menghentikan kebiadaban Israel,” tegasnya.

Menurut Anggota Fraksi Partai Golkar DPR/MPR RI ini, pasukan Israel belakangan semakin brutal karena tidak saja menghalangi perayaan Idul Fitri 1443 H yang dilaksanakan oleh kaum Muslim Palestina, tetapi juga melakukan pembunuhan terhadap rakyat sipil. Serangan Israel sebelumnya dilakukan saat kaum Muslim Palestina sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Oleh sebab itu, Srikandi Beringin ini mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengutuk keras serangan tentara Israel yang telah menewaskan wartawan tersebut dan menggalang dukungan dari dunia internasional guna menghentikan agresi Israel. “Saya selaku Anggota DPR RI mengutuk keras tindakan Israel terhadap rakyat sipil Palestina,” ujarnya.

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IV ini juga menginginkan Pemerintah Indonesia untuk segera meredakan serangan Israel terhadap warga Palestina. Dia menilai serangan Israel sudah membabi-buta karena menyerang warga sipil. “Kami mendukung langkah-langkah untuk menghentikan serangan Israel terhadap warga sipil,” ujarnya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa pasukan Israel menyerang prosesi pemakaman jurnalis Al Jazeera  Shireen Abu Aqla di Jeruslem pada pekan lalu. Awalnya, puluhan warga palestina mengusung peti mati Shireen dan berjalan menuju gerbang Rumah Sakit St Joseph. Beberapa di antaranya membawa bendera Palestina.

“Dengan jiwa dan darah kami, kami akan menebusmu Shireen,” teriak mereka, sebagaimana dilansir Reuters. Tiba-tiba, pasukan Israel menerobos gerbang halaman dan menyerang massa yang berkerumun. Mereka juga memukuli pengusung peti mati dengan tongkat dan menendang. Beberapa pengusung kocar-kacir dan peti mati hampur jatuh. Beruntungnya, peti yang berisi jenazah Shireen Abu Aqla tak jadi jatuh tepat saat granat kejut meledak.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.