DP World Perkuat Logistik Asia Tenggara dari Johor

ED
PN
Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:14 WIB
Bagikan
DP World Perkuat Logistik Asia Tenggara dari Johor

VISI.NEWS – Perusahaan penyedia solusi rantai pasok global, mempercepat ekspansi bisnis contract logistics di Asia Tenggara dengan membuka fasilitas gudang baru di Johor, Malaysia. Investasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan membangun jaringan logistik terintegrasi yang menghubungkan pelabuhan, pergudangan, transportasi darat, serta layanan pengangkutan udara dan laut.

Gudang baru di Johor menjadi fasilitas pertama dari dua gudang yang direncanakan DP World di Malaysia. Perusahaan juga menjadwalkan pembukaan gudang kedua di Kuala Lumpur sebelum akhir 2026.

Ekspansi ini memperkuat kemampuan DP World dalam menyediakan solusi rantai pasok end-to-end di Asia Tenggara, khususnya untuk sektor teknologi, fesyen, otomotif, dan industri yang membutuhkan layanan logistik cepat, aman, fleksibel, dan terintegrasi.

Investasi Baru di Kawasan Strategis Johor

Fasilitas baru DP World berada di dalam Johor-Singapore Special Economic Zone. Gudang khusus tersebut memiliki luas 11.514 meter persegi dan dirancang untuk mendukung layanan contract logistics serta inbound logistics bagi pelanggan dengan rantai pasok yang kompleks dan sensitif terhadap waktu.

Lokasinya di Johor memberikan nilai strategis karena memperkuat konektivitas perdagangan antara Malaysia dan Singapura, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap koridor perdagangan utama di kawasan Asia Tenggara.

Fasilitas tersebut menyediakan layanan pergudangan yang dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan pelanggan, sekaligus mendukung proses penerimaan dan pengelolaan barang secara cepat dan aman.

Chief Commercial Officer Logistics Asia Pacific DP World, Jeanie Tan, mengatakan pembukaan gudang Johor menjadi langkah penting dalam memperluas jaringan logistik perusahaan di Asia Tenggara.

“Pembukaan gudang kami di Johor menjadi langkah penting dalam memperkuat jejak logistik kami yang terus berkembang di Asia Tenggara. Kami terus berinvestasi pada aset-aset logistik strategis di seluruh kawasan dan menghubungkannya dengan jaringan pelabuhan serta terminal yang telah kami miliki,” ujar Jeanie Tan.

Menurut dia, strategi tersebut akan meningkatkan kemampuan DP World dalam menyediakan solusi rantai pasok menyeluruh yang membantu pelanggan memindahkan barang secara lebih efisien, andal, dan tahan terhadap berbagai gangguan.

“Fasilitas ini akan mempercepat pertumbuhan kami di Asia Tenggara sekaligus membangun kapasitas yang diperlukan untuk mendukung keberhasilan jangka panjang pelanggan,” katanya.

Bangun Jaringan Contract Logistics Regional

Pembukaan gudang di Johor merupakan bagian dari strategi lebih luas DP World untuk membangun jaringan contract logistics terintegrasi di Asia Tenggara.

Melalui pengembangan jaringan tersebut, perusahaan ingin memberikan tingkat konektivitas yang lebih tinggi, fleksibilitas operasional, serta ketahanan rantai pasok kepada para pelanggannya.

Ekspansi tidak hanya dilakukan di Malaysia. DP World juga tengah mempersiapkan pembukaan fasilitas pergudangan di Filipina dan Thailand sebelum akhir tahun.

Dengan tambahan fasilitas baru tersebut, DP World memperluas jangkauan bisnis logistiknya di sejumlah pasar utama Asia Tenggara yang memiliki pertumbuhan perdagangan, industri, dan konsumsi yang kuat.

Ekspansi terbaru itu melanjutkan sejumlah investasi DP World di kawasan Asia Pasifik. Pada Mei 2025, perusahaan membuka gudang pertamanya di Singapura. Fasilitas tersebut kemudian memperoleh sertifikasi TAPA FSR, yang menjadi bagian dari standar keamanan fasilitas logistik dan rantai pasok.

Selain di Singapura, DP World juga membuka fasilitas logistik baru di Hong Kong, Sydney, Australia, serta Icheon, Korea Selatan.

Jaringan 16 Pelabuhan dan Terminal

Pengembangan bisnis pergudangan menjadi bagian dari strategi DP World untuk menghubungkan berbagai mata rantai dalam sistem logistik.

Di kawasan Asia Pasifik, perusahaan mengoperasikan 16 pelabuhan dan terminal yang terhubung dengan jaringan layanan logistik dan transportasi.

Melalui jaringan tersebut, DP World mengintegrasikan layanan pelabuhan dan terminal, pergudangan, pengangkutan darat, serta jasa freight melalui jalur udara, laut, less than container load atau LCL, hingga intermodal.

Model bisnis tersebut memungkinkan pelanggan memperoleh solusi rantai pasok yang lebih terhubung, mulai dari proses pengiriman barang dari titik produksi hingga sampai ke pelanggan akhir.

Kehadiran gudang di Johor memperkuat posisi DP World dalam menghubungkan pusat industri dan perdagangan Malaysia dengan Singapura serta jaringan perdagangan Asia Tenggara lainnya.

Perusahaan menilai integrasi antara infrastruktur pelabuhan, pergudangan dan transportasi menjadi faktor penting untuk meningkatkan kecepatan, efisiensi dan ketahanan rantai pasok.

Sektor Teknologi hingga Otomotif Jadi Target

Ekspansi jaringan pergudangan DP World juga diarahkan untuk melayani sejumlah sektor industri utama di Asia Tenggara.

Sektor tersebut meliputi teknologi, fesyen, otomotif, dan industri lainnya yang membutuhkan sistem logistik dengan kemampuan penanganan barang secara cepat dan fleksibel.

Pertumbuhan industri manufaktur dan perdagangan elektronik di kawasan turut meningkatkan kebutuhan terhadap fasilitas logistik yang mampu mengelola volume barang dalam jumlah besar serta menyediakan distribusi lintas negara.

Melalui fasilitas baru tersebut, DP World ingin memperkuat kapasitasnya dalam memberikan solusi pergudangan yang dapat menyesuaikan kebutuhan pelanggan.

Lokasi gudang di Johor-Singapore Special Economic Zone juga memberikan keuntungan dari sisi konektivitas lintas batas, terutama bagi perusahaan yang memiliki jaringan produksi dan distribusi antara Malaysia dan Singapura.

Perkuat Pertumbuhan Perdagangan Asia Tenggara

Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan penting dalam strategi pertumbuhan DP World. Investasi di Johor, Kuala Lumpur, Filipina, dan Thailand memperlihatkan upaya perusahaan memperbesar peran dalam mendukung pergerakan barang dan pertumbuhan perdagangan di kawasan.

DP World mengembangkan konsep ekosistem rantai pasok yang menghubungkan infrastruktur fisik dengan layanan logistik. Dengan demikian, pelanggan tidak hanya memperoleh layanan pengelolaan gudang, tetapi juga akses terhadap jaringan transportasi yang lebih luas.

DP World menyatakan terus berupaya menghadirkan sistem perdagangan yang lebih efisien dengan meminimalkan berbagai gangguan dalam rantai pasok, mulai dari lantai produksi hingga pengiriman kepada pelanggan.

Secara global, DP World beroperasi di enam benua dengan lebih dari 125.000 karyawan. Bisnis perusahaan mencakup pelabuhan dan terminal, layanan kelautan, logistik, serta teknologi.

Khusus di Asia Pasifik, DP World mempekerjakan lebih dari 12.000 orang di 22 wilayah geografis. Jaringan 16 pelabuhan dan terminal yang dimiliki perusahaan menjadi fondasi untuk menghubungkan aktivitas perdagangan kawasan dengan pasar global.

Pembukaan gudang baru di Johor menjadi langkah terbaru dalam strategi tersebut. Setelah Johor, DP World akan membuka fasilitas di Kuala Lumpur, Filipina, dan Thailand, mempertegas persaingan dalam industri logistik Asia Tenggara yang semakin mengandalkan jaringan rantai pasok terintegrasi.

Dengan Johor sebagai salah satu simpul strategis, DP World berupaya memperkuat konektivitas antara Malaysia, Singapura dan koridor perdagangan regional, sekaligus memperluas kapasitas untuk melayani pertumbuhan kebutuhan logistik di Asia Tenggara.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.