Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah di Tengah Kebijakan Tarif Baru AS

Desi Rossilawati
Senin, 10 Februari 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah di Tengah Kebijakan Tarif Baru AS
VISI.NEWS | JAKARTA - Bank Indonesia (BI) angkat bicara terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang tercatat melemah 0,43% ke posisi Rp16.340 per dolar AS pada Senin (10/2/2025). Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, Edi Susianto, menjelaskan bahwa tren ini masih terkait dengan kebijakan terbaru Presiden AS Donald Trump yang berencana menaikkan tarif impor baja dan aluminium sebesar 25%. Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) mencatat kenaikan sebesar 0,23% ke level 108,29, yang lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya di angka 108,04. Faktor ini turut memicu pelemahan hampir seluruh mata uang Asia, termasuk mata uang utama dunia yang juga berada di zona negatif terhadap dolar AS. Presiden Trump menyatakan bahwa langkah tarif tambahan ini bertujuan menyetarakan kebijakan perdagangan dengan negara lain yang menerapkan tarif tinggi pada AS. Trump menegaskan bahwa kebijakan balasan tersebut akan berlaku dalam waktu dekat untuk semua negara. BI memastikan bahwa kebijakan triple intervention tetap diterapkan guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, termasuk intervensi di pasar valuta asing dan Surat Berharga Negara (SBN). Upaya tambahan mendorong transaksi perdagangan dengan mata uang lokal turut diperkuat guna mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.