Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dokter Kandungan di Garut Akui Empat Kali Lakukan Pelecehan Seksual

Desi Rossilawati
Kamis, 17 April 2025 | 15:32 WIB
Bagikan
Dokter Kandungan di Garut Akui Empat Kali Lakukan Pelecehan Seksual
VISI.NEWS | GARUT - Dokter spesialis kandungan bernama M Syafril Firdaus (MSF), yang tengah diselidiki atas dugaan pelecehan seksual terhadap pasiennya, mengaku baru melakukan tindakan tersebut sebanyak empat kali. Pengakuan ini muncul dalam pemeriksaan awal yang dilakukan oleh penyidik Polres Garut. “Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku hanya mengakui sekitar empat kali dari hasil pemeriksaan sementara, namun kita masih mendalami,” kata Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Kamis (17/4/2025). Fajar mengatakan bahwa pengakuan pelaku masih bersifat sementara. Penyidik masih melakukan pendalaman dan membuka kemungkinan adanya korban lain, baik dari tempat praktik maupun di luar fasilitas kesehatan. “Kita masih mendalami tentu dengan berjalannya waktu dan nanti korban-korban yang akan melaporkan akan memeriksa kembali, berapa korban yang mendapatkan kekerasan seksual ini, baik di fasilitas kesehatan maupun di luar,” ujar Fajar. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, mengimbau masyarakat serta para pegiat media sosial untuk menjaga kerahasiaan identitas korban. Ia juga menegaskan pentingnya mendukung jalannya proses hukum. Menurut Hendra, pihak kepolisian mendapat informasi bahwa beberapa konten kreator menerima laporan langsung dari korban melalui pesan pribadi. Namun, saat polisi mencoba menghubungi para kreator tersebut, belum ada tanggapan yang diberikan. “Kami telah lakukan komunikasi dengan DM (direct messages), tapi sampai saat ini yang telah konfirmasi kepada YouTuber, pemilik channel-nya belum ada timbal balik pada kami,” ungkapnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.