Doa Hari ke-7 Puasa Ramadan: Mengharap Perlindungan dan Pahala
VISI.NEWS | BANDUNG - Di hari ketujuh bulan suci Ramadan, umat Islam disarankan untuk membaca doa khusus yang memohon perlindungan dari kesia-siaan dan dosa. Doa ini juga diharapkan dapat meningkatkan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah puasa.
اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ فِيْهِ عَلَى صِيَامِهِ وَ قِيَامِهِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مِنْ هَفَوَاتِهِ وَ آثَامِهِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ ذِكْرَكَ بِدَوَامِهِ بِتَوْفِيْقِكَ يَا هَادِيَ الْمُضِلِّيْنَ
Allâhumma a’innî fîhi ‘alâ shiyâmihi wa qiyâmihi, wajadzdzibnî fîhi min hafawâtihi wa âtsâmhi, warzuqnî fîhi dzikraka bidawâmihi, wa bitawfîqika yâ Hâdil mudhillîn.
Artinya: "Ya Allah, bantulah aku di bulan ini untuk melaksanakan puasa dan ibadah, jauhkanlah aku dari kesalahan dan dosa-dosa yang tidak pantas dilakukan di dalamnya, dan anugerahkanlah kepadaku di bulan ini kesempatan untuk mengingat-Mu selamanya. Dengan taufik-Mu, wahai penunjuk jalan bagi orang-orang yang sesat."
Doa ini didasarkan pada ajaran Islam yang mengutamakan niat dan ketulusan dalam menjalankan ibadah puasa. Niat puasa di bulan Ramadan harus dilakukan sebelum fajar dan merupakan salah satu rukun puasa.
Selain itu, hadis Nabi Muhammad SAW menyatakan, "Antara salat lima waktu, antara Jumat yang satu dan Jumat berikutnya, antara Ramadan yang satu dan Ramadan berikutnya, di antara waktu-waktu tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar" (HR. Muslim no. 233).
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!