DKPP: Bandung Perlu Gudang Cadangan Pangan untuk Antisipasi Bencana

Desi Rossilawati
Jumat, 11 Juli 2025 | 16:30 WIB
Bagikan
DKPP: Bandung Perlu Gudang Cadangan Pangan untuk Antisipasi Bencana
VISI.NEWS | BANDUNG - Kota Bandung dinilai belum sepenuhnya siap menghadapi potensi krisis pangan yang bisa terjadi sewaktu-waktu akibat bencana alam maupun gangguan distribusi logistik. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, Kamis (10/7/2025). “Kalau hari ini Bandung mengalami amit-amitnya bencana besar, saya katakan secara jujur, kita belum sanggup. Tapi upaya menuju ke sana terus kami lakukan,” kata Gin Gin. Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung kini tengah mengkaji pembentukan Gudang Cadangan Pangan Pemerintah dengan sistem distribusi dan SOP penerima yang jelas untuk memastikan ketersediaan pangan saat darurat. Selain itu, Gin Gin menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membangun kemandirian pangan melalui program Buruan SAE. Program ini terbukti efektif selama pandemi Covid-19 ketika masyarakat aktif menanam sayuran di pekarangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Saya ingat betul, Covid itu justru menjadi berkah buat Buruan SAE. Ketika masyarakat tidak bisa ke luar rumah, mereka malah aktif bertanam. Hasilnya bisa dikonsumsi sendiri, bahkan waktu itu kita bantu warga yang sedang isolasi,” jelasnya. Gin Gin juga memaparkan, kini banyak kelompok tani urban yang mengembangkan Buruan SAE menjadi peluang bisnis hingga membentuk koperasi. Namun, ia mengingatkan masih ada tantangan terkait fluktuasi harga hasil pertanian yang membutuhkan intervensi pemerintah. “Pemerintah harus hadir. Seperti dulu ada Bulog. Ketika harga jatuh, pemerintah beli. Saat harga naik, stok bisa dilepas untuk stabilisasi. Mekanisme seperti ini harus diperkuat kembali,” ujarnya. Ia menutup diskusi dengan ajakan untuk bijak mengonsumsi pangan. Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya soal produksi tapi juga konsumsi, termasuk menghindari pemborosan makanan. “Kalau bicara ketahanan pangan, itu tidak hanya soal produksi, tapi juga soal konsumsi. Masak secukupnya, makan secukupnya. Jangan simpan terlalu lama sampai dibuang. Itu mubazir dan berdampak besar,” pungkas Gin Gin. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.