Ditekan Dan Minta Tandatangani Surat, Diduga Sekelompok Ormas Melakukan Perampasan 20 Ekor Sapi Di Sumedang
VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota DPRD Jabar, Pepep Saiful Hidayat mengaku perihatin dan menyayangkan aksi diduga perampasan yang diduga dilakukan oleh sekelompok anggota ormas di Sumedang beberapa waktu lalu.
Kepada VISI.NEWS, Pjs Ketua DPW PPP Jabar ini mengungkapkan peristiwa tersebut berawal dari Kementerian Pertanian (Kemntan) memberikan 20 ekor sapi terhadap kelompok peternak di Sumedang.
"Jadi ada kelompok peternak yang diberi 20 ekor sapi oleh Kementan, namun di bulan Juni 2022, ada sekelompok diduga anggota ormas datang dan merampas 16 ekor sapi," katanya.
Kejadian itu menurut Pepep, terjadi di Desa Cilopang, kemudian saat lima hari setelah kelompok peternak itu mendapat 20 ekor sapi dari Kementan, tiba-tiba dirampas diduga oleh sekelompok ormas di desa tersebut.
"20 ekor sapi yang dipelihara oleh 13 anggota jelompok peternak itu, lima hari setelah Kementan memberi sapi, tiba-tiba dirampas diduga oleh sekelompok ormas," ungkap Pepep.
Secara tiga kali berturut-turut, lanjut Pepep, menurut informasi yang didapat, sekelompok diduga ormas itu datang secara bergiliran dan mengaku diberbagai tingkat kepengurusan untuk kemudian diduga merampas hak kelompok peternak tersebut.
"Diduga anggota ormas tersebut datang tiga kali, pertama dari perwakilan Sumedang, kedua dari perwakilan Jawa Barat, dan terakhir adalah dari pimpinan pusat, dan seterusnya diduga melakukan perampasan," ujarnya.
Belakangan diketahui, sekelompok diduga ormas itu meminta kelompok peternak untuk menandatangani surat pernyataan tidak sanggup mengelola bantuan sapi, bahkan mengaku mendapat tekanan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!