Distrik Budaya Hira Makkah Menyelenggarakan Kegiatan Khusus untuk Liburan Sekolah
Acara ini menampilkan kegiatan untuk anak-anak dan keluarga, pameran, pameran mobil klasik dan banyak lagi.
Ibrahim Obaidan, pengawas kegiatan siswa di sebuah sekolah menengah di Makkah dan koordinator perjalanan pendidikan, mengatakan Distrik Budaya Hira telah berkembang menjadi tujuan pengetahuan dan eksplorasi, di mana generasi muda dapat belajar tentang sejarah Islam, antara lain.
“Siswa memperoleh ilmu berharga dari berbagai kegiatan yang menampilkan keindahan warisan budaya dan kemanusiaan, yang pada akhirnya memperluas kesadaran mereka dan membina hubungan dengan kekayaan sejarah bangsa yang luar biasa ini,” ujarnya.
Menurut Nawaf Al-Harbi, perajin batu permata, Distrik Budaya Hira berhasil mempertemukan perajin dari berbagai latar belakang, pengunjung, dan peziarah.
“Para perajin memamerkan karya mereka dan menghubungkan pengunjung dengan warisan Makkah,” katanya.
“Distrik menyediakan banyak fasilitas bagi para pengrajin untuk memamerkan produk mereka, dan hal ini sangat diapresiasi oleh semua orang.”
Jamaah umrah, tambah Al-Harbi, terkesan dengan keindahan karya yang dipamerkan, menjadikan Distrik Budaya Hira sebagai festival budaya yang wajib dikunjungi bagi semua peminat produk artisanal.
Distrik Budaya Hira, lokasinya tidak jauh dari Gua Hira, tempat bersejarah bagi umat muslim. Gua itu adalah tempat di mana Nabi Muhammad SAW mendapat wahyu pertama, yang surat Al Alaq ayat 1 sampai 5. Di gua itu juga Nabi menghabiskan waktu dalam pengasingan, kontemplasi dan refleksi diri.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!