Dishub Jabar Siapkan 73 Bus Mudik Gratis 2026, Layani Lebih dari 3.000 Pemudik
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar Program Mudik Gratis 2026 guna membantu masyarakat melakukan perjalanan pulang kampung dengan aman dan terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyampaikan bahwa periode mudik Hari Raya Idulfitri setiap tahun selalu diikuti peningkatan signifikan pergerakan penduduk dari wilayah perkotaan menuju daerah asal. Hal tersebut disampaikan pada Jumat (13/3/2026).
Menurut Dhani, Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sekaligus kawasan metropolitan utama nasional menjadi salah satu simpul utama pergerakan mudik. Kondisi ini menyebabkan tingginya tekanan terhadap jaringan transportasi, baik jalan tol maupun jalan arteri, yang berpotensi menimbulkan kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Ia menjelaskan, tingginya mobilitas masyarakat juga mendorong sebagian pemudik memilih menggunakan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, untuk perjalanan jarak jauh.
Penggunaan sepeda motor untuk perjalanan mudik dinilai memiliki risiko keselamatan yang cukup tinggi. Sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin akses mobilitas yang aman, terjangkau, dan berkeadilan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis 2026.
Program ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh layanan transportasi tanpa biaya, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pengendalian penggunaan kendaraan pribadi pada puncak arus mudik.
Pada tahun ini, program Mudik Gratis menyiapkan 73 unit bus dengan kapasitas sekitar 3.040 peserta. Armada tersebut terdiri dari 64 bus yang difasilitasi Dinas Perhubungan Jawa Barat serta 10 bus dukungan dari Jasa Raharja. Keberangkatan dijadwalkan berlangsung pada (13-15/3/2026) dari sejumlah terminal utama di Jawa Barat.
Adapun titik keberangkatan meliputi Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Bekasi, Terminal Cikarang, Terminal Baranangsiang, Terminal Cileungsi, serta Terminal Giwangan Yogyakarta. Rute layanan dirancang untuk mengakomodasi arus mudik dari Jawa Barat menuju sejumlah kota tujuan utama di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo (Surakarta), Klaten, Sragen, dan Purbalingga.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!