Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dishub Jabar Siapkan 73 Bus Mudik Gratis 2026, Layani Lebih dari 3.000 Pemudik

Desi Rossilawati
Jumat, 13 Maret 2026 | 12:45 WIB
Bagikan
Dishub Jabar Siapkan 73 Bus Mudik Gratis 2026, Layani Lebih dari 3.000 Pemudik

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar Program Mudik Gratis 2026 guna membantu masyarakat melakukan perjalanan pulang kampung dengan aman dan terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyampaikan bahwa periode mudik Hari Raya Idulfitri setiap tahun selalu diikuti peningkatan signifikan pergerakan penduduk dari wilayah perkotaan menuju daerah asal. Hal tersebut disampaikan pada Jumat (13/3/2026).

Menurut Dhani, Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sekaligus kawasan metropolitan utama nasional menjadi salah satu simpul utama pergerakan mudik. Kondisi ini menyebabkan tingginya tekanan terhadap jaringan transportasi, baik jalan tol maupun jalan arteri, yang berpotensi menimbulkan kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Ia menjelaskan, tingginya mobilitas masyarakat juga mendorong sebagian pemudik memilih menggunakan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, untuk perjalanan jarak jauh.

Penggunaan sepeda motor untuk perjalanan mudik dinilai memiliki risiko keselamatan yang cukup tinggi. Sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin akses mobilitas yang aman, terjangkau, dan berkeadilan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis 2026.

Program ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh layanan transportasi tanpa biaya, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pengendalian penggunaan kendaraan pribadi pada puncak arus mudik.

Pada tahun ini, program Mudik Gratis menyiapkan 73 unit bus dengan kapasitas sekitar 3.040 peserta. Armada tersebut terdiri dari 64 bus yang difasilitasi Dinas Perhubungan Jawa Barat serta 10 bus dukungan dari Jasa Raharja. Keberangkatan dijadwalkan berlangsung pada (13-15/3/2026) dari sejumlah terminal utama di Jawa Barat.

Adapun titik keberangkatan meliputi Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Bekasi, Terminal Cikarang, Terminal Baranangsiang, Terminal Cileungsi, serta Terminal Giwangan Yogyakarta. Rute layanan dirancang untuk mengakomodasi arus mudik dari Jawa Barat menuju sejumlah kota tujuan utama di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo (Surakarta), Klaten, Sragen, dan Purbalingga.

Selain melayani perjalanan mudik keluar provinsi, program ini juga menyediakan rute arus balik dari Yogyakarta menuju Jawa Barat. Tidak hanya itu, sejumlah rute lokal juga disiapkan, di antaranya Bandung–Ciledug, Bekasi–Bandung, Bekasi (Terminal Cikarang)–Tasikmalaya, Bandung–Sukabumi, Bogor (Cileungsi)–Bandung, serta Bogor–Pelabuhan Ratu.

Pendaftaran program Mudik Gratis 2026 dilakukan secara daring melalui aplikasi Sapawarga yang tersedia di Playstore dan Appstore. Masa pendaftaran telah berlangsung sejak (11/2/2026) hingga (12/3/2026). Peserta yang telah mendaftar diingatkan untuk melakukan konfirmasi keberangkatan melalui aktivasi e-tiket pada aplikasi tersebut.

Jika peserta tidak melakukan aktivasi sesuai batas waktu yang ditentukan, maka tiket akan batal secara otomatis. Mekanisme ini diterapkan untuk memastikan ketertiban administrasi, transparansi kuota, serta akurasi data peserta. Selain itu, diterapkan pula sistem 1 NIK untuk 1 tiket sebagai upaya mitigasi praktik percaloan.

Dhani menegaskan bahwa program ini tidak dipungut biaya apa pun. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut agar perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib.

Untuk memastikan kelancaran program, pemerintah juga membentuk tim koordinasi pengawasan yang disebar di seluruh titik pemberangkatan. Dari sisi keselamatan, seluruh armada yang digunakan telah melalui pemeriksaan kelaikan jalan (ramp check) secara menyeluruh.

“Hanya kendaraan yang memenuhi standar teknis dan keselamatan yang diperbolehkan beroperasi. Selain itu, pengemudi juga diverifikasi kelengkapan administrasinya serta dipastikan dalam kondisi sehat,” ujar Dhani.

Khusus untuk rute perjalanan jarak jauh, setiap bus juga disiapkan dua orang pengemudi guna mengantisipasi kelelahan selama perjalanan. Lebih lanjut, Dinas Perhubungan Jawa Barat juga telah melakukan survei dan evaluasi rute berdasarkan permintaan masyarakat pada penyelenggaraan tahun sebelumnya. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar penentuan rute pada program Mudik Gratis 2026.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan sistem pendaftaran hybrid (offline dan online), pada tahun ini seluruh proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online guna meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kemudahan akses bagi masyarakat. @Ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.