Dishub Jabar & BI Luncurkan Pembayaran QRIS TAP di Metro Jabar Trans
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, Budi Kurnia, menegaskan bahwa Pemprov Jabar berkomitmen memperkuat integrasi layanan publik melalui inovasi digital lintas sektor.
“Inisiatif ini bukan hanya menghadirkan moda transportasi baru, tetapi juga menegaskan arah transformasi menuju ekosistem transportasi publik yang cerdas dan inklusif. Penerapan QRIS TAP menjadi simbol nyata sinergi antara transformasi digital dan pelayanan publik yang berorientasi pada kemudahan serta transparansi bagi masyarakat,” tutupnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat infrastruktur ekonomi digital yang inklusif dan efisien.
“QRIS TAP bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi merupakan bagian dari strategi nasional mewujudkan transformasi digital sistem pembayaran menuju Indonesia Emas 2045. Dengan dukungan seluruh pihak, Jawa Barat diharapkan menjadi model nasional dalam penerapan transaksi digital yang aman, mudah, cepat, dan inklusif,” ujar.
Hingga Agustus 2025, ekosistem QRIS di Jawa Barat terus menunjukkan pertumbuhan pesat. Tercatat, jumlah pengguna QRIS mencapai 12,7 juta orang atau sekitar 22% dari total nasional, sementara jumlah merchant telah menembus 8,7 juta atau 21% pangsa nasional.
Sepanjang periode yang sama, volume transaksi QRIS di Jawa Barat mencapai 1,59 miliar transaksi dengan pertumbuhan 213,39 persen (year-on-year), sedangkan nominal transaksinya mencapai Rp148,95 triliun, tumbuh 139,87 persen (year-on-year). Capaian tersebut menegaskan bahwa Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan adopsi QRIS tertinggi di Indonesia, sekaligus menjadi barometer perkembangan ekonomi digital nasional. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!