Dishub dan Organda Bekasi Gelar Rapat Usai Video Viral Tarif Tak Wajar Angkot K-17, Sepakati Langkah Konkret

ED
Rabu, 31 Juli 2024 | 09:30 WIB
Bagikan
Dishub dan Organda Bekasi Gelar Rapat Usai Video Viral Tarif Tak Wajar Angkot K-17, Sepakati Langkah Konkret

VISI.NEWS | BEKASI - Menanggapi video viral penumpang angkot K-17 Cikarang-Cibarusah yang dikenakan tarif tak wajar, Dinas Perhubungan bersama Organda Kabupaten Bekasi dan Satlantas Polres Metro Bekasi menggelar rapat di Kantor Dishub, Jl. Industri Cikarang Utara, pada Selasa (30/7/2024). Dalam rapat tersebut, berbagai langkah diambil untuk mencegah terjadinya pengenaan tarif di luar ketentuan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Reza Nuralam, menjelaskan bahwa dari hasil rapat tersebut disepakati langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah tarif angkot yang tidak wajar. "Yang pertama, kami akan memanggil pengusaha angkot yang viral tersebut, dan akan melaksanakan operasi gabungan khusus angkot K-17," kata Reza.

Selain itu, Reza menyebutkan bahwa tarif trayek angkot K-17 jurusan Cikarang-Cibarusah telah ditetapkan sebesar Rp. 20.000,- per penumpang. "Tarif ini sesuai dengan SK Bupati No. 550.2/Kep.351-Dishub/2014 tentang penetapan kenaikan tarif angkutan umum perkotaan/perdesaan di wilayah Kabupaten Bekasi, dan Berita Acara hasil rapat kenaikan BBM sebesar 15 persen," terangnya.

Lebih lanjut, Dishub Kabupaten Bekasi juga akan melakukan penempelan stiker tarif di semua angkot K-17 Cikarang-Cibarusah. "Ya, kami akan melaksanakan penempelan stiker tarif, dan melakukan sosialisasi kepada seluruh pengusaha dan sopir angkot K-17," ujarnya.

Wakil Ketua Organda Kabupaten Bekasi, Irsanadi, mengatakan bahwa pihaknya bersama Dinas Perhubungan telah membuat surat edaran dan menghimbau kepada sopir dan pengusaha angkot agar tidak memasang tarif di luar ketentuan. "Tapi kenyataannya di lapangan, masih ada oknum sopir angkot yang meminta ongkos melebihi tarif yang sudah ditentukan," ujarnya.

Irsanadi juga menyebutkan bahwa pemasangan stiker tarif di semua angkot K-17 adalah solusi terbaik untuk menghindari kejadian serupa di masa depan. "Ya, kita akan pasang stiker, agar jangan sampai terjadi kejadian viral seperti sekarang ini," pungkasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.