Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Disdukcapil Kabupaten Bandung Kelola Sampah Mandiri, Terapkan Budaya Lingkungan

Desi Rossilawati
Rabu, 8 April 2026 | 14:25 WIB
Bagikan
Disdukcapil Kabupaten Bandung Kelola Sampah Mandiri, Terapkan Budaya Lingkungan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung melaksanakan pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri di lingkungan kantornya./visi.news/ist.

Tata Irawan menyebutkan di lingkungan Disdukcapil juga menghasilkan sampah lainnya, di antaranya mengumpulkan barang bekas berupa galon air mineral karena memiliki nilai ekonomis.

"Kemudian pengadaan barang-barang di dinas dengan menggunakan dus, kemudian dusnya disimpan. Tidak dibuang, karena bernilai ekonomis pula setelah dijual," ujarnya.

Disdukcapil juga turut menangani sampah residu, seperti dari sisa pecahan kaca, piring, gelas, bekas batu batre, pecahan CD (compact dist), styrofoam, kaleng kemudian dipisahkan dari sampah lainnya karena tidak bisa diolah atau didaur ulang kembali. Berbeda dengan sampah plastik dipisahkan karena bernilai ekonomis, seperti bekas galon air mineral, botol plastik air mineral dan gelas plastik air mineral.

"Untuk penanganan sampah residu itu kerja sama dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung). Itu jenis-jenis sampah yang kita olah. Jadi sampah yang keluar hanya satu-satunya sampah residu," ungkapnya.

Namun khusus untuk sampah organik, kata Tata Irawan, diolah menjadi pupuk kompos untuk digunakan pupuk tanaman dalam program Gertaman.

"Program Gertaman ini, kita menanam jagung, kangkung dan sejumlah jenis tanaman keras," ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah di lingkungan kantor dinas ini, untuk menumbuhkan budaya kerja tetap peduli lingkungan sekitar. Diharapkan bisa menjadi percontohan untuk para pegawai lainnya di lingkungan Disdukcapil.

"Pengelolaan sampah ini untuk menindaklanjuti Instruksi Bupati Bandung No. 5 tahun 2026 tentang Gerakan Tanami Halaman atau Gertaman. Sehingga sampah yang dihasilkan dan kemudian diolah bisa digunakan untuk tanaman pada Gertaman tersebut," ungkapnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.