Disambut Antusias Warga Nanjung dan Margaasih, Bupati Dadang, "Saya Hadir untuk Beri Solusi"
Menyikapi aspirasi masyarakat terkait proses perijinan, bupati menegaskan bahwa dirinya hadir di Rembug Bedas, untuk memberikan solusi dalam proses perijinan.
Di bidang pendidikan, Bupati Bandung mengatakan, bahwa Pemkab Bandung siap membantu penambahan ruang belajar bagi sekolah yang ada di Desa Nanjung dan Margaasih. "Tapi saya minta kejelasan lahan, untuk tertib administrasi. Apakah nanti lahannya dalam bentuk pelepasan lahan atau hibah," katanya.
Bupati pun mengatakan angka pengangguran di Kabupaten Bandung mengalami penurunan menjadi 6,98 persen dari sebelumnya 8,52 persen. "Rembug Bedas ini untuk mengurangi angka pengangguran," katanya.
Bupati Dadang mengaku khawatir jika masih ada warga yang nganggur. "Saya berharap warga yang masih nganggur itu untuk mengikuti pelatihan perbengkelan, perbaikan handphone, servis motor, las dan lainnya. Pelatihan itu gratis," tandasnya.
Dalam paparannya di Rembug Bedas kali ini Bupati Dadang Supriatna mengatakan bahwa walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19 namun pihaknya sanggup memberikan insentif kepada guru ngaji senilai Rp 109 miliar di tahun 2022 dan berlanjut pada 2023 ini. Bupati menegaskan bahwa program guru ngaji berikut uang insentifnya akan selalu ada, selama dirinya menjadi Bupati Bandung.
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Bandung telah menganggarkan insentif untuk RT, RW, perangkat desa, Linmas, PKK dan pihak lainnya, dengan anggaran total mencapai Rp 340 miliar serta anggaran untuk pinjaman dana bergulir tanpa jaminan mencapai Rp 70 miliar.
Dalam kesempatan ini pula, Bupati Bandung mengingatkan agar para kepala desa menyiapkan cadangan pangan untuk kepentingan masyarakat. "Saya tak mau dengar ada warga yang kelaparan".
Terkait aspirasi warga dalam hal pendidikan, Bupati Bandung menyarankan agar anak yang tidak sekolah untuk ikut sekolah terbuka paket C dan B. "Bisa menemui kades dan Kepala Dinas Pendidikan, supaya mereka bisa memiliki ijasah. Sekolahnya bisa di desa," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!