Dinsos Kabupaten Bandung Lakukan Asesmen terhadap Pemulung Viral Asal Majalaya

Desi Rossilawati
Kamis, 17 Juli 2025 | 14:40 WIB
Bagikan
Dinsos Kabupaten Bandung Lakukan Asesmen terhadap Pemulung Viral Asal Majalaya

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung merespons cepat video viral pemulung asal Majalaya yang terekam sedang memasak ayam temuan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, rabu (16/7/2025)

Video yang menyita perhatian publik ini diunggah oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Minggu lalu dan langsung memicu empati masyarakat setelah sang Gubernur memberikan bantuan uang tunai untuk kebutuhan sehari-hari.

Pemulung dalam video tersebut mengaku berasal dari Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Setelah dilakukan penelusuran, Dinsos Kabupaten Bandung memastikan identitas warga tersebut sebagai keluarga Mimin Hasanudin, yang tinggal di Kampung Pasir Luhur RT 001/RW 004, Desa Neglasari.

“Berdasarkan laporan yang masuk, kami langsung menugaskan TKSK Majalaya untuk melakukan asesmen ke rumah yang bersangkutan bersama pihak desa,” ujar Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Bandung, Miftahussalam

Mimin diketahui memiliki tiga anak, dengan anak pertama bekerja sebagai kuli bangunan di Bekasi, anak kedua duduk di bangku SD kelas 2, dan anak ketiga masih berusia 5 tahun. Dari hasil asesmen, diketahui bahwa sebagian warga Kampung Pasir Luhur memang sudah lama bekerja sebagai pemulung di TPA Sarimukti, bahkan turun-temurun dari generasi ke generasi.

“Memulung makanan yang dibuang toko atau supermarket karena kadaluarsa sudah menjadi hal lumrah bagi mereka. Termasuk daging ayam beku yang masih terlihat segar meski sudah dibuang,” jelas Miftah.

Pasangan Mimin dan Iin sendiri belum memiliki rumah pribadi dan masih tinggal bersama orangtua. Meski sudah memiliki sepetak tanah, keterbatasan ekonomi membuat mereka belum mampu membangun rumah.

Sementara itu, program rumah tidak layak huni (rutilahu) yang telah berjalan di desa mereka belum bisa menyentuh keluarga ini karena belum memiliki bangunan rumah sendiri.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.