Viral ASN Bandung Barat Bahas Fee Proyek Saat Live, Kini Terancam Dimutasi 7 Aug 2026 Pemkot Bandung Bekukan Izin Videotron Usai Penebangan Pohon 7 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura Piala AFF 2026 Malam Ini 7 Aug 2026 Penerbangan Bandung-Lampung Wings Air Perdana Mengudara dari Husein 7 Aug 2026 79 Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Turun Tangan 7 Aug 2026 Kemenkes Jelaskan Penyebab Yurizal Menunggu Delapan Jam di IGD RSCM 7 Aug 2026 Kemnaker Perbarui Regulasi PKWT Hadapi Dinamika Dunia Kerja 7 Aug 2026 Dekan FPIPS UPI Soroti Krisis Kepercayaan Publik terhadap Penegakan Hukum 7 Aug 2026 Besaran Bantuan PIP 2026 dan Cara Cek Penerima 7 Aug 2026 Head to Head Indonesia vs Singapura Jelang Penentuan Piala AFF 2026 7 Aug 2026 Viral ASN Bandung Barat Bahas Fee Proyek Saat Live, Kini Terancam Dimutasi 7 Aug 2026 Pemkot Bandung Bekukan Izin Videotron Usai Penebangan Pohon 7 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura Piala AFF 2026 Malam Ini 7 Aug 2026 Penerbangan Bandung-Lampung Wings Air Perdana Mengudara dari Husein 7 Aug 2026 79 Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Turun Tangan 7 Aug 2026 Kemenkes Jelaskan Penyebab Yurizal Menunggu Delapan Jam di IGD RSCM 7 Aug 2026 Kemnaker Perbarui Regulasi PKWT Hadapi Dinamika Dunia Kerja 7 Aug 2026 Dekan FPIPS UPI Soroti Krisis Kepercayaan Publik terhadap Penegakan Hukum 7 Aug 2026 Besaran Bantuan PIP 2026 dan Cara Cek Penerima 7 Aug 2026 Head to Head Indonesia vs Singapura Jelang Penentuan Piala AFF 2026 7 Aug 2026

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Mengingatkan Pensiunan Paguyuban Insun Medal untuk Waspada Penyakit Usia Lansia

ED
Senin, 22 Juli 2024 | 00:30 WIB
Bagikan
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Mengingatkan Pensiunan Paguyuban Insun Medal untuk Waspada Penyakit Usia Lansia

VISI.NEWS | SUMEDANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang mengeluarkan himbauan kepada para pensiunan yang tergabung dalam Paguyuban Insun Medal agar selalu waspada terhadap penyakit yang sering muncul di usia lanjut. Dr. Reny, seorang dokter dari Dinkes, mengingatkan bahwa hipertensi adalah salah satu penyakit yang kerap menyerang pensiunan seiring bertambahnya usia.

"Hipertensi biasanya mulai menyerang para pensiunan karena usia mereka sudah masuk kategori lansia. Oleh karena itu, kita harus benar-benar waspada terhadap kemunculan penyakit ini di tubuh kita," ujar dr. Reny. Menurutnya, seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg. Kondisi ini membutuhkan penanganan khusus untuk mengurangi risiko yang lebih serius.

Dr. Reny juga menyarankan untuk menghindari makanan dengan kandungan garam yang tinggi dan rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah. "Untuk mengurangi risiko terserang hipertensi, sebaiknya hindari makanan tinggi garam dan lakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala," tambahnya.

Selain itu, dr. Reny menekankan pentingnya pemeriksaan tekanan darah yang cermat dan tepat. "Misalnya, begitu sampai di klinik atau tempat berobat, jangan langsung diperiksa tekanan darah. Istirahat dulu sekitar 5-10 menit, karena jika diperiksa saat dalam keadaan capai, tekanan darah akan tinggi dan hasilnya tidak akurat," jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Reny menegaskan bahwa hipertensi adalah penyakit tidak menular, sehingga penderita tidak perlu khawatir akan menularkan kepada orang lain. "Untuk mencegah hipertensi, yang penting adalah pola hidup dan makan sehat yang harus dilakukan," katanya.

Ketua Paguyuban Insun Medal (PIM) Sumedang, H. Iing Thamrin, menekankan pentingnya pencerahan kesehatan bagi para pensiunan. "Dengan usia yang sudah masuk lansia, sudah banyak yang terasa. Oleh karena itu, pencerahan kesehatan ini sangat penting agar pensiunan bisa memahami kondisi kesehatannya," tandasnya.

Dalam acara silaturahmi tersebut, paguyuban pensiunan juga memberikan bantuan simbolis yang diserahkan oleh Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumedang, H. Zaenal Alimin. "Pemberian bantuan pendidikan bagi anak yatim yang bersekolah di SMK Kesehatan SDM Cimalaka adalah bentuk kepedulian PIM terhadap sesama," kata Iing, seraya menyebutkan bahwa SMK Kesehatan SDM Cimalaka memang menerima siswa dari kalangan anak yatim piatu dan kurang mampu, sehingga hal ini mendorong para pensiunan di PIM untuk membantu mereka.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.