Dikhawatirkan Berdampak Rugi Dan Membuat Masyarakat Repot, Pepep : Perlu Ada Alternatif Lain..

ED
Kamis, 14 Juli 2022 | 13:22 WIB
Bagikan
Dikhawatirkan Berdampak Rugi Dan Membuat Masyarakat Repot, Pepep : Perlu Ada Alternatif Lain..

VISI.NEWS |BANDUNG - Pedagang di Majalengka khawatir pendapatan turun jika penerapan Aplikasi PeduliLindungi untuk membeli minyak goreng diberlakukan, hal ini kemudian dapat menyebabkan kerugian.

Aspirasi tersebut disampaikan oleh salah seorang pedagang di Majalengka terhadap salah seorang Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Daerah Pemilihan (Dapil) Subang Majalengka Sumedang (SMS), Pepep Saiful Hidayat.

"Kami mendengar aspirasi ini dari warga atau pedagang di Majalengka yang khawatir akan merugi jika kebijakan pembelian minyak goreng (Migor) harus melalui aplikasi PeduliLindungi," katanya.

Kepada VISI.NEWS, Pepep mengungkapkan, masyarakat terutama para pedagang banyak yang meminta agar kebijakan tersebut dipertimbangkan bahkan ditiadakan, selain dikhawatirkan menyebabkan kerugian, kebijakan tersebut dianggap menyusahkan atau membuat repot masyarakat.

"Mereka tidak setuju penerapan aplikasi PeduliLindungi diterapkan kepada para pelanggan yang membeli migor, selain pendapatan pedagang berpotensi menurun drastis, kebijakan tersebut hanya akan membuat konsumen kerepotan," ungkapnya.

Sekedar informasi, direncakan pemerintah pusat akan mengubah skema pembelian migor curah melalui aplikasi PeduliLindungi, dimana nantinya para pembeli migor curah harus menunjukkan KTP terlebih dahulu.

"Satu KTP bisa digunakan untuk membeli migor curah maksimal 10 kilogram, kebijakan ini ternyata membuat masyarakat merasa keberatan, meski demikian diketahui skema pembelian migor curah melalui PeduliLindungi tetap akan berjalan," pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.