Dihimpit Zero Click dan AI Crawler, Media Masuki Era Sulit

ED
Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:44 WIB
Bagikan
Dihimpit Zero Click dan AI Crawler, Media Masuki Era Sulit

Sementara itu di tingkat ekosistem, Wahyu menekankan pentingnya regulasi yang lebih kuat untuk melindungi konten jurnalistik, baik melalui revisi Undang-Undang Hak Cipta, penguatan publisher rights, maupun regulasi turunan lainnya. Hal ini dinilai krusial untuk memperkuat posisi tawar media dalam bernegosiasi dengan platform digital global. “Kita perlu dukungan agar konten jurnalistik terlindungi,” ujarnya.

Kemudian di sisi internal perusahaan, publisher didorong untuk lebih memahami aset data yang dimiliki, diferensiasi produk jurnalistik, serta kebutuhan audiens. Dengan pendekatan berbasis data dan pemanfaatan AI secara strategis untuk meningkatkan produktivitas redaksi dan inovasi bisnis, diharapkan lahir model bisnis baru yang lebih berkelanjutan.

Forum ini menegaskan bahwa tantangan AI tidak dapat dihadapi secara individual. Diperlukan langkah kolektif, kolaborasi lintas sektor, serta solidaritas industri agar media Indonesia tetap relevan, independen, dan berdaya saing di era transformasi digital. “Masih ada harapan, selama kita bergerak bersama, solid, dan kolektif,” kata Wahyu.

Country Director Indonesia and Pacific BBC Media Action, Rachel McGuinn menjelaskan bahwa AI telah membawa perubahan signifikan bagi industri media, termasuk di Indonesia. Merespons situasi tersebut, tim peneliti BBC Media Action mengembangkan panduan riset untuk memetakan secara lebih mendalam mengenai yang sebenarnya terjadi pada jurnalis Indonesia dalam menghadapi perkembangan AI, serta mempelajari dampak teknologi ini dalam memengaruhi praktik dan ekosistem kerja.

Proyek pengembangan panduan riset yang dinamakan Public Interest Media and Healthy Information Environments (PIMHIE) ini merupakan bagian dari program global yang juga dilaksanakan di Sierra Leone, Peru, dan Zambia. Meski karakter pasar media di masing-masing negara berbeda, tantangan yang dihadapi relatif serupa, terutama terkait disrupsi digital dan perkembangan kecerdasan artifisial atau AI yang memengaruhi industri media secara global.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.