Diduga Korupsi, Dua Oknum Auditor BPK Jawa Barat Diberhentikan

ED
Kamis, 31 Maret 2022 | 19:29 WIB
Bagikan
Diduga Korupsi, Dua Oknum Auditor BPK Jawa Barat Diberhentikan

VISI.NEWS | BANDUNG - Dua oknum auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat (Jabar) berinisial AMR dan HF, diamankan tim Kejari Bekasi disalah satu apartemen baru-baru ini.

Diduga, AMR beserta HF telah melakukan korupsi dengan pemerasan terhadap Rumah Sakit (RS) dan 17 Puskesmas di Kabupaten Bekasi, menyusul ditemukannya uang sebesar Rp. 350 juta dari tangan kedua oknum pegawai BPK Jabar tersebut.

Baca juga

Ketua GNPK RI Jabar Nilai Tertangkapnya Dua Auditor BPK oleh Kejari Bekasi Sangat Memalukan

"AMR dan HF diamankan disalah satu apartemen yang disewanya, di apartemen tersebut petugas Kejari Bekasi berhasil mendapatkan uang tunai Rp. 350 juta diduga hasil pemerasan," kata Kanwil BPK Jabar, Agus Khotib.

Ditemui VISI.NEWS dan sejumlah awak media, dikantornya Kamis (31/3/22), Agus mengungkapkan, akibat perbuatan kedua oknum pegawainya tersebut, BPK Jabar menyerahkan sepenuhnya dan menghormati proses hukum yang berjalan.

"Kami serahkan semua terhadap Kejari Bekasi dan Kejati Jabar untuk mengusut dugaan kasus pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum jajaran pemeriksa kami di BPK Jabar," ungkapnya.

Disinggung terkait setatus AMR dan HF, lanjut Agus, saat ini kedua tersangka itu sudah di nonaktifkan dari jabatan dan tugasnya di BPK Jabar, dan terkait setatus ASN-nya, diakui akan melalui proses yang panjang.

"Saat ini sudah di nonaktifkan dari pemeriksa BPK Jabar, dan untuk status ASN, tentunya harus berproses dan cukup lama, tapi yang pasti kita sudah berhentikan yang bersangkutan," ujarnya.

Kedepan, Agus menegaskan, akan menarik seluruh tim pemeriksa BPK Jabar yang tengah bertugas di Kabupaten Bekasi, untuk kemudian digantikan dengan personil atau pegawai baru yang akan melanjutkan tugasnya di kabupaten tersebut.

"Tugas audit kami di Bekasi harus terus berjalan sebagai pertanggung jawaban, namun kami harus menarik tim pemeriksa yang saat ini bertugas di Bekasi dan diganti dengan wajah-wajah baru," tegasnya.

Agus berharap, dengan bergantinya pegawai BPK Jabar yang baru di Kabupaten Bekasi, bisa melakukan tugasnya secara profesional dan berintegritas, sehingga tidak kemudian terjadi hal serupa yang mencoreng nama baik BPK Jabar.

"Pemeriksaan di Kabupaten Bekasi sendiri sudah terjadwal, tim dengan wajah baru akan dikirim untuk melakukan audit sebagai bentuk pertanggungjawaban anggaran negara," pungkasnya.@eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.