IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Dianggap Lamban Tangani Pengaduan, Massa MGP Berencana Kemping di Halaman Gedung DPRD Jabar

ED
Rabu, 28 September 2022 | 15:20 WIB
Bagikan
Dianggap Lamban Tangani Pengaduan, Massa MGP Berencana Kemping di Halaman Gedung DPRD Jabar

VISI.NEWS | BANDUNG - Kamis (29/9/22) besok, puluhan massa berasal dari ormas Manggala Gajah Putih (MGP) Bandung berencana akan mendatangi Gedung DPRD Jawa Barat (Jabar) untuk berkemping.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes MGP Bandung terhadap para wakil rakyat di Jalan Diponogoro yang dianggap lamban dalam menindak lanjuti hasil audiensi atau dialog antara MGP dengan Komisi IV Jabar.

"Sebenarnya, kami sudah berdialog dengan bapak-bapak yang terhormat di Komisi IV DPRD Jabar berkaitan dengan dugaan masalah e-Katalog pengadaan PJU di Kabupaten Pangandaran," kata Agus Satria.

Kepada VISI.NEWS Rabu (28/9/22), Agus mengungkapkan, hasil dari audiensi tersebut diketahui tidak nampak ditindak lanjuti atau tidak terdapat adanya tanda-tanda merespon dengan cepat, untuk itu MGP akan kembali datang untuk mendesak.

"Kami akan mendesak DPRD Jabar agar segera menindaklanjuti dugaan masalah yang terjadi mulai dari proses, pelaksanaan hingga pengadministrasian e-Katalog pengadaan PJU di Pangandaran," ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus meminta agar DPRD Jabar juga segera berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan lembaga pemeriksa lainnya guna mengungkap kebenaran dari dugaan masalah yang timbul akibat e-Katalog pengadaan PJU Pangandaran tersebut.

"Bila perlu kami akan mendorong dan mendesak DPRD Jabar agar berkoordinasi dengan Polda dan Kejati Jabar atau dengan lembaga pemeriksaa lainnya sehingga dugaan masalah ini dapat terungkap," ujarnya.

Terkahir, masalah e-Katalog pengadaan PJU Pangadaran ini harus menjadi perhatian, pasalnya anggaran yang digolontorkan oleh negara begitu sangat besar hingga mencapai Rp. 50 miliar.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.