Diaa Al-Din Kontestan asal Indonesia Lolos ke Semifinal Lomba Adzan Berhadiah Terbesar di Dunia di Arab Saudi
- Kompetisi ini berhadiah total $3,3 juta (sekira Rp. 49 miliar), untuk kompetisi baca Al Qur'an berhadiah $800.000 (Rp. 12 miliar) dan lomba adzan $534.000 (Rp. 8 miliar).
VISI.NEWS | RIYADH - Kontestan asal Banda Aceh, Indonesia, lolos ke semifinal final kompetisi baca Al Qur'an dan lomba adzan Internasional yang diselenggarakan Otr Elkalam, salah satu prakarsa General Entertainment Authority Arab Saudi.
Selain Diaa Al-Din, hasil akhir kemarin, meloloskan Abdullah Al-Daghri asal Maroko lolos dalam lantunan Al-Qur'an, dan kontestan asal UEA Hamid al-Raisi lolos dalam kumandang Azan. Total jumlah para semifinalis sebanyak 16 kontestan dari 13 negara yakni Arab Saudi, UEA, Maroko, Mesir, Lebanon, Iran, Yaman, Inggris, Etiopia, Indonesia, Niger, Jerman, dan Spanyol.
Kompetisi ini merupakan yang terbesar di dunia dalam hal hadiah dengan total $3,3 juta. Pemenang posisi pertama dalam pembacaan lantunan Al-Qur'an menerima $800.000, sementara pemenang posisi pertama dalam pembacaan kumandang Azan menerima $534.000.
Dalam kumandang adzan, semifinal Otr Elkalam akan menampilkan persaingan antara kontestan asal Inggris Mohammed Hafez Al-Rahman serta Ibrahim Asad, Issa Al-Jaadi asal Yaman, Mohammed Al-Sharif asal Arab Saudi, Hamid Al-Raisi asal UEA, Raheef Al-Hajj asal Lebanon, Diaa Al-Din asal Indonesia, dan Rayan Hawsawi asal Nigeria.
Kompetisi Otr Elkalam selama episode ini akan menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat persaingan antara para kontestan, yang membentuk peta global suara-suara emosional yang konsisten dengan makna ayat-ayat Al-Qur'an dan lafaz adzan. Mereka akan menggunakan maqamat dan mengandalkan ketepatan ekstrem dari penampilan yang menarik para penonton setiap harinya selama bulan Ramadan yang penuh rahmat ini.
Acara ini juga disiarkan setiap harinya selama Ramadan di MBC1 dan platform digital Shahid. Acara ini bertujuan untuk menyeleksi suara-suara khas dalam membaca Al-Qur'an dan mengumandangkan adzan. Acara ini juga berkontribusi untuk menyempurnakan penampilan para kontestan dan penonton melalui pengamatan cermat dari tim juri, yang para anggotanya mengkhususkan diri dalam suara serta maqamat (struktur musik).@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!