Di Tengah Penyelidikan KPK Atas Dugaan Korupsi Iklan BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mundur

ED
Selasa, 4 Maret 2025 | 22:46 WIB
Bagikan
Di Tengah Penyelidikan KPK Atas Dugaan Korupsi Iklan BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mundur

VISI.NEWS | BANDUNG PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) mengumumkan bahwa Yuddy Renaldi telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama. Corporate Secretary Bank BJB, Ayi Subarna, menyampaikan bahwa surat pengunduran diri tersebut diterima oleh perusahaan pada Selasa (4/3/2025).

"Pengunduran diri tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan alasan pribadi," ujar Ayi Subarna dalam keterangannya, Selasa (4/3/2025). Meski demikian, Ayi menegaskan bahwa kegiatan usaha, operasional, dan layanan perseroan tetap berjalan normal. Manajemen dan seluruh karyawan Bank BJB berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi nasabah serta menjaga kinerja perusahaan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

Proses pengunduran diri ini akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2024 (RUPST TB 2024). Keputusan tersebut akan mengacu pada anggaran dasar perseroan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Manajemen Bank BJB diharapkan segera menunjuk pengganti guna memastikan keberlanjutan kepemimpinan di perusahaan.

Pengunduran diri Yuddy Renaldi terjadi di tengah penyelidikan dugaan kasus korupsi di Bank BJB oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah tersebut menduga adanya penggelembungan dana penempatan iklan pada periode 2021-2023 dengan total nilai sekitar Rp200 miliar.

KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini, termasuk seorang petinggi bank berinisial YR yang diduga adalah Yuddy Renaldi. Dana hasil korupsi tersebut diduga mengalir ke sejumlah pejabat dan pihak lain untuk menghilangkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hingga saat ini, KPK masih terus mendalami aliran dana serta pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini.

Sebagai informasi, Yuddy Renaldi lahir di Bogor pada tahun 1964 dan merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta tahun 1990. Ia juga menyelesaikan pendidikan pascasarjana Magister Manajemen di STIE IPWI Jakarta pada tahun 2000. Yuddy bergabung dengan Bank BJB sebagai Direktur Utama sejak 2019 setelah sebelumnya menjabat sebagai SEVP Remedial & Recovery di Bank BNI (2017-2019) serta Group Head Subsidiaries Management di Bank Mandiri (2016-2017).

Dengan pengunduran diri ini, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank BJB kemungkinan akan mengalami perubahan. Saat ini, jajaran Komisaris Bank BJB terdiri dari Ventje Raharjo sebagai Komisaris Utama Independen, serta Tomsi Tohir, Rudie Kusmayadi, dan Diding Sakri sebagai Komisaris.

Sementara itu, jajaran Direksi Bank BJB terdiri dari Yuddy Renaldi sebagai Direktur Utama, Cecep Trisna sebagai Direktur Kepatuhan, Hana Dartiwan sebagai Direktur Keuangan, Nancy Adistyasari sebagai Direktur Komersial dan UMKM, Yusuf Saadudin sebagai Direktur Konsumer dan Ritel, Rio Lanasier sebagai Direktur IT dan Transaction Banking, serta Tedi Setiawan sebagai Direktur Operasional.

Keputusan final mengenai pengunduran diri Yuddy Renaldi dan kemungkinan perubahan struktur kepemimpinan Bank BJB akan diumumkan dalam RUPST TB 2024. Manajemen berharap transisi ini tidak mengganggu stabilitas perusahaan serta tetap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.