Di Tengah Ancaman dan Harapan, Iran–AS Uji Jalur Damai di Oman

ED
Sabtu, 7 Februari 2026 | 10:03 WIB
Bagikan
Di Tengah Ancaman dan Harapan, Iran–AS Uji Jalur Damai di Oman

Meski meja perundingan telah terbuka, kesepakatan masih jauh dari pasti. Perbedaan pandangan mengenai ruang lingkup pembahasan sempat memicu ketegangan sebelum dialog dimulai. Amerika Serikat ingin isu yang lebih luas turut dibicarakan, termasuk program rudal Iran dan dukungan terhadap kelompok-kelompok bersenjata di kawasan. Namun Teheran lebih memilih fokus pada isu nuklir sebagai titik awal.

Pengamat menilai jurang perbedaan itu bisa menjadi hambatan serius. Institut Studi Perang yang berbasis di AS menyebut peluang tercapainya solusi diplomatik masih tipis jika kedua pihak tetap kaku dalam posisi masing-masing.

“Iran terus menunjukkan ketidakfleksibelan dalam menanggapi tuntutan AS, yang mengurangi kemungkinan bahwa Iran dan Amerika Serikat akan dapat mencapai solusi diplomatik,” demikian penilaian lembaga tersebut.

Meski begitu, fakta bahwa kedua negara tetap bersedia bertemu memberi secercah harapan. Di tengah tekanan politik domestik, ketegangan regional, dan memori konflik yang masih segar, perundingan di Muscat menjadi panggung di mana ancaman dan harapan berdiri berdampingan. Dunia kini menunggu, apakah dialog ini akan menjadi awal meredanya krisis — atau sekadar jeda singkat sebelum ketegangan berikutnya muncul kembali. @kanaya

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.