Dengan Biaya Rp. 13 Miliar, Bupati Bandung Launching "BEDAS Masjid Caang Baranang"
"Dan terkait Rutilahu, k ki98abupaten Bandung pun terbantu oleh H.Cucun anggota DPR RI, bidang anggaran, yang sudah menyiapkan bantuan untuk tahun anggaran 2023, yang akan membantu pembuatan rumah layak huni, rutilahu sebanyak 3.200 dengan anggaran 70 Milyard." Papar Bupati menegaskan program bantuan bagi pengadaan rumah layak huni buat masyarakat tidak mampu di wilayah kabupaten Bandung ini.
"Bedas Caang Baranang, dan masjid kampung terang, hari ini di Lounching, semoga bermanfaat bagi warga masyarakat penerima manfaat, dan seminggu ke depan Bupati akan memanggil direktur perusahaan-perusahaan besar, untuk berkoordinasi dalam membantu pemerintah mengupayakan dana CSR nya, agar bermanfaat bagi kepentingan masyarakat kabupaten Bandung, sehingga kita semua mendapat keberkahanNya".
Ketua Pemgurus Daerah Dewan Mesjid Indonesian (PD DMI) Kabupaten Bandung, memyanpaikan bahwa ia merasa gembira dan bisa hadir bersama bupati untuk meresmikan program BEDAS Caang Baranang ini.
"Program BEDAS Caang Baranang, merupakan rangkaian program yang sudah diagendakan dalam Raker DMI, dan ini merupakan realisasi dari amanat Raker tersebut." Jelas Gus Ali Fadhil.
Terkait sertifikat wakaf masjid, katanya, bisa diperoleh oleh setiap masjid untuk mendapatkan sertifikat wakaf, "insyaallah Gratis !" papar Gus Ali lagi.
Begitupun dengan keberadaan koperasi masjid, katanya, setiap masjid akan memiliki koperasi, hingga masyarakat yang membutuhkan pinjaman, bisa melalui takmir masjidnya masing-masing, dan untuk itu legalisasi semua masjid SK-nya dari DMI, dengan banyak menjalankan program masjid, diantara masjid ramah anak, dan lainnya, seperti masjid berwawasan Bedas.
"Masjid yang berbasis modernisasi beragama, sehingga setiap masjid bisa menyosialisasikan kebaikan dalam hubungan bermuamalahnya, sehingga jauh dari radikalisme," ungkapnya.
Kades Desa Sukamanah Asep Hasanudin, mengungkapkan bahwa pihaknua merasa bersyukur khusunya untuk masyarakat yang mendapat bantuan Limar ( Listrik Mandiri Rakyat) sebagai penerima manfaat. "Ada 161 penerima manfaat program yang dirintis oleh DMI Kabupaten Bandung ini, dan baru ada 100 yang terdata, " ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!