Dengan Berzakat Mal, Reynaldi : Sama Artinya Menangani Kemiskinan Ekstrem Di Jabar
VISINEWS | BANDUNG - Pembayaran zakat pada bulan Ramadan bertujuan untuk menyucikan diri demi membersihkan sebagian harta yang kotor, untuk itu masyarakat diminta menunaikan pembayaran zakat mal melalui Amil Zakat Nasional atau Baznas Jawa Barat (Jabar).
Demikian dikatakan Anggota Fraksi Golkar DPRD Jabar, Reynaldi, menurutnya dengan berzakat mal artinya sudah membersihkan harta benda yang dimiliki dari banyak kotoran dan pembayaran zakat wajib dilakukan oleh seluruh kalangan masyarakat.
"Zakat itu ibaratnya menyucikan, jika tidak berzakat ibaratnya didalam hartanya banyak kotoran, pembayaran zakat dilakukan dari level Presiden, Gubernur, Walikota atau Bupati hingga masyarakat secara umum," katanya.
Menurutnya, di bulan yang penuh dengan keberkahan ini, merupakan salah satu kegiatan yang bermaslahat tujuannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Ini sangat relevan dengan semangat Ramadan yang terus kita carikan kegiatan-kegiatan yang bermaslahat," ujar Reynaldi.
Reynaldi mengungkapkan, dari informasi yang didapat bahwa, diketahui Baznas Jabar menargetkan Rp. 1,6 triliun pembayaran zakat di tahun 2022, dan jika terwujud, maka akan sangat membantu Pemda Provinsi (Pemprov) Jabar.
"Pendapatan hasil zakat, bisa membantu dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, di Jabar ada empat level kemiskinan, kemiskinan ekstrem perlu mendapatkan perhatian," ungkapnya.
Terakhir, Reynaldi mengingatkan terhadap pejabat di lingkungan Pemprov Jabar dan masyarakat secara umum untuk berzakat mal.
"Mudah-mudahan target zakat tahun ini mencapai angka sesuai dengan terget Baznas Jabar," pungkasnya. @eko.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!