Demo Jakarta Jumat 28 Agustus 2026, Cek Situasi Terbarunya
Aksi unjuk rasa ./visi.news/umj.ac.id.
VISI.NEWS - Masyarakat yang hendak beraktivitas di Jakarta pada Jumat (28/8/2026) perlu memperhatikan perkembangan aksi demonstrasi, kondisi lalu lintas, serta layanan transportasi umum di sejumlah wilayah Ibu Kota.
Hal tersebut menyusul aksi unjuk rasa yang berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) dan berdampak terhadap sejumlah ruas jalan serta layanan transportasi umum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun resmi kepolisian hingga pukul 11.36 WIB, belum terdapat informasi mengenai rencana aksi demonstrasi di Jakarta pada Jumat (28/8/2026).
Informasi tersebut mengacu pada akun Instagram TMC Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat.
Situasi di lapangan masih dapat berubah. Masyarakat yang hendak beraktivitas di Jakarta disarankan memantau informasi terbaru dari kepolisian, terutama terkait kondisi lalu lintas dan rekayasa arus kendaraan.
Situasi Pascademo 27 Agustus 2026
Sebelumnya, sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
Sedikitnya terdapat empat kelompok yang menyampaikan aspirasi dalam aksi tersebut, yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4).
Masing-masing kelompok membawa tuntutan berbeda. AMPB dan AMDB antara lain mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
AMDB juga meminta hukuman mati bagi koruptor dan penurunan harga kebutuhan pokok. Sementara itu, GERAM membawa sejumlah tuntutan yang mencakup persoalan demokrasi, ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga pemberantasan korupsi.
Adapun RMP4 menyuarakan dukungan terhadap sejumlah program Presiden Prabowo Subianto, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kerumunan Berlanjut hingga Malam
Situasi di sekitar lokasi aksi berlanjut hingga sejumlah kawasan di luar Gedung DPR/MPR RI.
Pada Kamis malam, sejumlah massa masih berada di Jalan Palmerah Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Massa sebelumnya berada di sekitar Flyover Slipi.
Kerumunan kemudian terpecah setelah aparat kepolisian bergerak dari arah Jalan Gatot Subroto dan menembakkan gas air mata.
Sebagian massa bergerak menuju Jalan Palmerah Utara. Ketika gas air mata kembali ditembakkan, massa mundur ke arah Pasar Palmerah dan berhenti di sekitar SPBU Pertamina.
Kericuhan juga sempat terjadi di sekitar Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat. Sejumlah petugas terlihat menyisir kawasan tersebut.
Kendaraan yang melintas dari arah Palmerah menuju Pejompongan juga sempat diarahkan untuk memutar balik.
Perjalanan KRL Sempat Terganggu
Kerumunan di sekitar jalur Palmerah-Tanah Abang turut berdampak terhadap perjalanan Commuter Line pada Jumat pagi.
Melalui akun X @CommuterLine, operator menyampaikan bahwa perjalanan Commuter Line tujuan Tanah Abang masih menunggu kondisi aman pada pukul 04.50 WIB karena terdapat kerumunan orang di sekitar jalur Palmerah-Tanah Abang.
Salah satu perjalanan, KA 1613D relasi Parungpanjang-Tanah Abang, hanya melayani perjalanan sampai Stasiun Palmerah.
Rangkaian tersebut kemudian kembali sebagai KA 1614D dengan relasi Palmerah-Rangkasbitung.
Commuter Line meminta pengguna tetap mengikuti arahan petugas di stasiun demi keselamatan dan keamanan perjalanan.
Sejumlah Akses Tol Sempat Ditutup
Situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI juga berdampak terhadap akses sejumlah gerbang tol.
PT Jasa Marga melalui akun X resminya menyampaikan bahwa beberapa akses masuk dan keluar gerbang tol ditutup sementara pada Jumat pagi.
Akses masuk yang ditutup sementara meliputi:
-
Gerbang Tol Cawang arah Grogol.
-
Gerbang Tol Tebet arah Grogol.
-
Gerbang Tol Kuningan arah Grogol.
-
Gerbang Tol Senayan arah Grogol.
-
Gerbang Tol Angke 2 arah Cawang.
-
Gerbang Tol Jalembar 2 arah Cawang.
-
Gerbang Tol Tanjung Duren arah Cawang.
-
Gerbang Tol Slipi 2 arah Cawang.
-
Gerbang Tol Pejompongan arah Cawang.
Jasa Marga juga memberlakukan pengalihan lalu lintas bagi kendaraan yang menuju ruas Tol Dalam Kota.
Pengguna jalan diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Tol Layang Ir Wiyoto Wiyono atau Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).
Sementara itu, akses keluar Pejompongan KM 09+700 arah Grogol juga ditutup sementara.
Penutupan dan pengalihan lalu lintas tersebut dilakukan sehubungan dengan kegiatan penyampaian aspirasi di kawasan Gedung DPR/MPR RI.
Dengan situasi yang masih berkembang, masyarakat yang hendak bepergian di Jakarta pada Jumat (28/8/2026) disarankan mengecek informasi lalu lintas sebelum berangkat.
Pengendara juga perlu memperhatikan arahan petugas apabila terdapat perubahan arus maupun penutupan jalan secara situasional.
Informasi mengenai aksi demonstrasi, kondisi lalu lintas, serta layanan transportasi umum dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti situasi di lapangan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!