Delegasi Forum Air Dunia ke-10 Terkesan dengan Upacara Penjernihan Air di Bali
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga mengatakan, hingga saat ini delegasi yang mendaftar sudah berjumlah 20.000 orang, dan dengan tambahan delegasi pendamping, diperkirakan akan hadir sebanyak 46.000 peserta. Ia optimistis pada upacara pembukaan tersebut, target 50.000 peserta World Water Forum ke-10 akan tercapai.
Oleh karena itu, kita harus memberikan pelayanan yang terbaik, menjamin kualitas organisasi, tidak hanya substansinya tetapi juga kebersihan lingkungannya, kata Menteri Sandiaga.
Terkait dampak penyelenggaraan Forum Air Dunia ke-10, dampak yang paling terasa adalah peningkatan okupansi kamar hotel dan layanan transportasi. Bahkan kita harus mendatangkan jasa dari luar Pulau Bali.
“Banyak pesanan yang dilakukan untuk produk-produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UKM), namun kami ingin melibatkan lebih banyak lagi untuk memperluas dampaknya,” kata Sandiaga.
Para delegasi diimbau untuk memperpanjang masa tinggalnya dengan mengunjungi beberapa destinasi seperti Lombok, Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, dan beberapa destinasi lainnya. “Destinasi yang menawarkan pariwisata hijau berkelanjutan, berkualitas, dan inklusif yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga.
Turut hadir dalam Upacara Penjernihan Air Bali tersebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas.
@kiki
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!