Delapan Parpol Besar Nepal Desak Presiden Batalkan Pembubaran Parlemen
Situasi di Kathmandu perlahan kembali normal setelah Karki resmi menjabat. Pasukan militer yang sempat berpatroli di jalan-jalan kota dikembalikan ke barak masing-masing. Meski demikian, bayang-bayang ketidakstabilan masih membayangi negeri Himalaya yang miskin ini.
Gerakan protes yang dipicu larangan media sosial telah berubah menjadi simbol perlawanan generasi muda terhadap elit politik yang dianggap korup dan nepotis. Kampanye daring bertajuk “nepo kid” yang mengekspos gaya hidup mewah anak-anak pejabat makin memperkuat ketidakpuasan publik. Kini, masa depan Nepal akan sangat ditentukan oleh bagaimana pemerintahan transisi Karki menjawab aspirasi rakyat.
@uliBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!