Delapan Kamar Kontrakan Langsung Ditinggal Pengontrak Pasca Penemuan Dua Mayat
Bahkan penghasilan dari satu kamar kontrakan sebulan Rp. 400 ribu itu harus hilang. "Saya harus rela kehilangan penghasilan akibat penemuan mayat itu," akunya.
Bukan hanya itu, tambahnya, rumah kontrakan miliknya dipaksa kosong oleh situasi tersebut. "Entah harus berapa lama untuk memulihkannya kembali. Yang pasti suasana saat ini auranya masih mencekam," tutur H. Acep.
"Mereka lebih memilih putar arah ke jalan lain yang jarak tempuhnya lumayan jauh," imbuhnya lagi.
Meski penemuan kedua mayat tersebut sudah terungkap namun hingga kini masih terus dipantau oleh pihak petugas terkait. Bahkan warga sekitar seakan enggan mendekat untuk lewat atau sekedar berjalan melintasinya.
Bersimbah Darah
Sebelumnya, telah ditemukan dua mayat dengan posisi saling tumpang tindih laki-laki dan perempuan di rumah kontarakan Kampung Cibodas Pasar, Desa Mekarwangi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Saat ditemukan, kedua korban bersimbah darah dalam posisi tertidur. Peristiwa tersebut diduga terjadi Sabtu (23/10/2021) pukul 14.30 WIB lalu.
Insiden yang menggemparkan warga tersebut langsung mendapat perhatian warga, terlebih kedua korban saat diketahui dengan luka tembak dan ditemukan sepucuk senjata api, sejenis pistol.
Dalam pengungkapan tersebut, korban wanita bernama Widia, bekerja sebagai petugas keamanan di pabrik garmen PT Tiodor yang jaraknya tak jauh dari tempat kontrakannya. Sementara pasangannya adalah pria asal Cimahi purnawirawan TNI.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!