Dekan FSRD UNS: Pandemi Berdampak Positif Terhadap Implementasi Teknologi Informasi
VISI.NEWS | SOLO - Pandemi Covid-19 selama dua tahun yang berdampak luar biasa terhadap perekonomian dan di bidang kesehatan, ternyata tidak sepenuhnya berdampak buruk di bidang pendidikan, khususnya pendidikan tinggi.
Di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, misalnya, pandemi berdampak positif terhadap implementasi teknologi informasi dalam proses pembelajaran berupa pengembangan inovasi berbasis teknologi yang dapat memberi kemudahan dan mendorong percepatan studi mahasiswa.
Dekan FSRD UNS, Dr. Rahmanu Widayat, mengungkapkan hal itu kepada VISI.NEWS, di ruang kerjanya kampus UNS Kentingan, Kamis (18/8/2022). Dia menjelaskan tentang dies natalis ke-8 FSRD pada 20 Agustus 2022, yang dijadikan momentum untuk perbaikan sistem pendidikan pasca pandemi Covid-19.
"Pandemi ternyata tidak terlalu berdampak buruk terhadap dunia pendidikan. Selama 2 tahun pembelajaran daring, proses belajar mengajar maupun kegiatan mahasiswa tetap dapat berjalan baik memanfaatkan inovasi teknologi informasi. Bahkan, di FSRD pada masa pandemi bisa melakukan ekshibisi internasional, dengan jangkauan luas dan peserta lebih banyak karena dilakukan secara virtual," ujar Dr. Rahmanu.
Dekan FSRD UNS itu, menyatakan, dalam melakukan perbaikan proses belajar mengajar di FSRD sistem belajar daring dengan inovasi teknologi informasi tidak bisa mundur kembali.
"Pasca pandemi ini kita akan mengoptimalkan percepatan pembelajaran, baik secara daring maupun tatap muka. Termasuk mendorong mahasiswa mengoptimalkan kegiatan di luar kampus yang dapat direcoqnisi 20 SKS dalam program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)," tandasnya.
Menanggapi fenomena banyak mahasiswa FSRD yang studinya terabaikan akibat karya-karyanya telah laku di pasaran, Dr. Rahmanu mengungkapkan, prinsipnya para mahasiswa harus menyelesaikan kuliah, termasuk mahasiswa yang terkendala biaya UKT akan diupayakan UNS membiayai uang kuliahnya.
Khusus bagi mahasiswa yang karyanya telah laku dipasaran juga didorong menyelesaikan kuliah dengan cara menjadikan karyanya sebagai tugas akhir dan menulis skripsi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!