Deding: Al-Wasliyah Rawat Moral Bangsa
VISI.NEWS | BANDUNG – Organisasi kemasyarakatan Islam Al-Jami’yatul Wasliyah hadir untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan juga merawat moral bangsa. Hal ini dilakukan dengan jalan pergerakan di bidang pendidikan, dakwah, amal sosial dan juga pemberdayaan ekonomi umat Islam.
Demikian dikemukakan oleh Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-92 Al-Jami’yatul Wasliyah DR. H. Deding Ishak, S.H., M.M. saat menyampaikan laporannya pada rangkaian HUT ke-92 Al-Jami’yatul Wasliyah di Hotel Grand Asrilia, Bandung, Sabtu (26/11/22). Rangkaian HUT ke-92 Al-Jami’yatul Wasliyah diisi dengan Silaturahmi Da’i Nasional, Seminar Peningkatan Ekonomi Syariah, Kemah Nasional SAKO Pramuka Al-Wasliyah dan Diklat Kader Al-Wasliyah Bela Negara.
Menurut Deding, rangkaian kegiatan yang diselenggarakan sebagai peringatan HUT ke-92 Al-Jami’yatul Wasliyah bertujuan untuk memupuk semangat kebangsaan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan sekaligus merawat moral bangsa. Karena itu pula kegiatan yang menandai ulang tahun Al-Wasliyah pada tanggal 30 November tersebut diarahkan untuk tujuan tersebut.
Misalnya saja, tambah Deding, kegiatan Kemah Nasional SAKO Pramuka Al-Wasliyah dan Diklat Kader Al-Wasliyah Bela Negara adalah upaya untuk memupuk semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta membela negara. Semangat seperti itu harus ditanamkan sejak dini mengingat besarnya ancaman yang merongrong kedaulatan bangsa. “Memang bela negara yang ditanamkan di Al-Wasliyah bukan berarti bela negara yang mengokang senjata seperti layaknya tentara, tetapi kami bergerak dan berdakwah untuk melawan ideologi-ideologi yang merongrong Pancasila seperti komunisme,” ujar mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.
Ketua Komisi Hukum dan HAM Majelis Ulama Indonesia ini juga menekankan bahwa Al-Wasliyah tidak hanya mendorong kader-kadernya untuk membela negara tetapi juga merawat moral bangsa. Upaya untuk merawat moral bangsa itu disuarakan dalam dakwah-dakwah yang dilakukan oleh kader-kader Al-Wasliyah. “Kita menolak perilaku-perilaku koruptif yang merusak moral bangsa,” ujarnya menegaskan.
Sebaliknya Al-Wasliyah mendorong upaya-upaya pemberdayaan ekonomi umat Islam melalui pengembangan ekonomi syariah. “Kita baru saja menyelenggarakan seminar mengenai ekonomi syariah yang ditindaklanjut dengan MoU antara Al-Wasliyah dengan Bank Syariah Indonesia,” katanya.
Tidak hanya itu, Al-Wasliyah juga disebutkan sudah merambah ke Asia dengan membentuk perwakilan-perwakilan di Malaysia, Singapura, Brunai, Thailand bahkan ke Arab Saudi dan Bosnia. “Hal ini dilakukan dalam rangka mempromosikan ajaran Islam yang menjadi rahmat bagi seluruh alam atau biasa disebut dengan Islam yang rahmatan lil alamin,” demikian Deding Ishak.
Sementara itu Ketua Umum Pengurus Besar Al-Jami’yatul Wasliyah DR. H. Masyhuril Kharis, S.H., M.M. dalam sambuatnnya juga memuji kerja keras Ketua Panitia dalam penyelenggaraan HUT ke-92 Al-Jami’yatul Wasliyah ini. “Ibukota Malaysia adalah Kuala Lumpur, di sebelah Selatan adalah Selangor. Kita sudah tentu patut bersyukur, karena kegiatan HUT ini diketuai oleh seorang Profesor,” demikian pantun Masyhuril Kharis saat menyebut Deding dengan gelar Profesor.@mh
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!