Dedi Mulyadi Sebut Mayoritas Begal di Jabar Berasal dari Luar Daerah
Ilustrasi./visi.news/ist.
"Saya memberikan sayembara pada seluruh warga Jabar. Yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok kami siapkan hadiah dari Rp 5 sampai Rp 50 juta yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," tulis Dedi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Selain itu, Dedi menyatakan upaya pemberantasan kejahatan jalanan akan diperkuat melalui koordinasi antara Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya. Langkah tersebut dilakukan mengingat sejumlah wilayah di Jawa Barat berbatasan langsung dengan Jakarta.
"Siaga menghadapi begal. Kami terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, khususnya Polda Jabar, dan kami juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," ucapnya.
Ia juga meminta seluruh unsur pengamanan daerah meningkatkan kesiapsiagaan, terutama pada malam hari, melalui patroli rutin dan penempatan personel di titik-titik yang dinilai rawan.
"Mobil patroli harus siaga dalam setiap malam. Lampu tanda bahayanya harus terus menyala. Satpol PP, Damkar siaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi berbagai segala kemungkinan dalam setiap waktu," ujar Dedi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!