Dedi Mulyadi : Lurah dan Camat Harus Lebih Selektif Beri Izin Bangunan
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 17 Maret 2025 | 19:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan arahan kepada seluruh camat, lurah, dan kepala desa di wilayahnya terkait penataan infrastruktur untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Arahan ini disampaikan melalui akun media sosialnya pada Minggu (16/3/2025), menyusul meningkatnya kejadian bencana akibat curah hujan ekstrem.
Dalam pesannya, Gubernur yang akrab disapa KDM ini menekankan lima poin utama yang harus diperhatikan.
"Yang pertama kepada para lurah, kades dan camat seluruh Jawa Barat, mulai hari ini mari kita bersama-sama lebih selektif dalam memberikan rekomendasi berbagai izin yang berpotensi menimbulkan problem lingkungan dan bertentangan dengan prinsip-prinsip pengelolaan alam yang berkelanjutan," kata Dedi.
Kedua, para kepala desa, lurah, dan camat diminta lebih proaktif dalam menata lingkungan serta berani membongkar bangunan yang berdiri di daerah aliran sungai (DAS), karena dapat menghambat aliran air dan memperparah banjir.
Ketiga, Dedi menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan, khususnya dalam upaya membersihkan sungai dari sampah. Ia juga mengimbau agar setiap RT, RW, desa, dan kelurahan mengelola sampah dengan baik guna mencegah pembuangan sampah ke sungai secara terus-menerus.
Keempat, Gubernur mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengelola sungai, terutama sungai kecil yang tidak ditangani oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Sumber Daya Air, atau Perum Jasa Tirta (PJT). Langkah yang disarankan mencakup pengerukan dan pelebaran sungai secara gotong royong.
Terakhir, ia meminta rekonstruksi ulang jembatan kecil agar tidak lagi berbentuk datar, melainkan melengkung, guna mencegah material bawaan arus menumpuk dan menghambat aliran sungai.
Dedi Mulyadi berharap lima langkah ini dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi masalah banjir yang kerap melanda Jawa Barat, terutama di musim hujan ekstrem. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!