Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dedi Mulyadi : Lurah dan Camat Harus Lebih Selektif Beri Izin Bangunan

Desi Rossilawati
Senin, 17 Maret 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
Dedi Mulyadi : Lurah dan Camat Harus Lebih Selektif Beri Izin Bangunan
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan arahan kepada seluruh camat, lurah, dan kepala desa di wilayahnya terkait penataan infrastruktur untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Arahan ini disampaikan melalui akun media sosialnya pada Minggu (16/3/2025), menyusul meningkatnya kejadian bencana akibat curah hujan ekstrem. Dalam pesannya, Gubernur yang akrab disapa KDM ini menekankan lima poin utama yang harus diperhatikan. "Yang pertama kepada para lurah, kades dan camat seluruh Jawa Barat, mulai hari ini mari kita bersama-sama lebih selektif dalam memberikan rekomendasi berbagai izin yang berpotensi menimbulkan problem lingkungan dan bertentangan dengan prinsip-prinsip pengelolaan alam yang berkelanjutan," kata Dedi. Kedua, para kepala desa, lurah, dan camat diminta lebih proaktif dalam menata lingkungan serta berani membongkar bangunan yang berdiri di daerah aliran sungai (DAS), karena dapat menghambat aliran air dan memperparah banjir. Ketiga, Dedi menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan, khususnya dalam upaya membersihkan sungai dari sampah. Ia juga mengimbau agar setiap RT, RW, desa, dan kelurahan mengelola sampah dengan baik guna mencegah pembuangan sampah ke sungai secara terus-menerus. Keempat, Gubernur mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengelola sungai, terutama sungai kecil yang tidak ditangani oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Sumber Daya Air, atau Perum Jasa Tirta (PJT). Langkah yang disarankan mencakup pengerukan dan pelebaran sungai secara gotong royong. Terakhir, ia meminta rekonstruksi ulang jembatan kecil agar tidak lagi berbentuk datar, melainkan melengkung, guna mencegah material bawaan arus menumpuk dan menghambat aliran sungai. Dedi Mulyadi berharap lima langkah ini dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi masalah banjir yang kerap melanda Jawa Barat, terutama di musim hujan ekstrem. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.