Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dedi Mulyadi: Banyak Ibu Kehilangan Sifat Keibuan Gara-Gara Gaya Hidup Digital

Desi Rossilawati
Selasa, 1 Juli 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
Dedi Mulyadi: Banyak Ibu Kehilangan Sifat Keibuan Gara-Gara Gaya Hidup Digital
VISI.NEWS | GARUT - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai banyak ibu masa kini kehilangan sifat keibuannya karena terpengaruh gaya hidup modern yang tidak memprioritaskan pendidikan dan doa untuk anak. "Banyak ibu hari ini kehilangan sifat ibunya, kehilangan sifat sabarnya, pengasihnya, penyayangnya, sederhananya," ujar Dedi saat meluncurkan Kurikulum Nyaah ka Indung di Pendopo Garut, Selasa (1/7/2025). Menurutnya, banyak ibu lebih banyak menghabiskan waktu dengan telepon pintar daripada tafakur dan mendoakan anaknya, berbeda dengan ibu-ibu era 70-an yang tegar meski dalam kesusahan. Jika Indonesia dan Jawa Barat ingin maju, kata Dedi, kebangkitan harus dimulai dari para ibu, meneladani tokoh perempuan Garut RA Lasminingrat. Ia juga mengkritik pengelolaan APBD yang dinilainya tidak seperti cara seorang ibu mengatur rumah tangga. Meski para pengelola berpendidikan tinggi, anggaran tetap defisit karena belanja tidak efektif. "Maka yang saya lakukan hari ini adalah mengubah cara belanja harus bisa 'Saeutik Mahi, Loba Nyesa' (sedikit cukup, banyak bersisa) seperti ibu saya," tegasnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.