Dede Farhan Hadir di Acara 100 Tahun Al-Majidiyah Sumedang
VISI.NEWS | SUMEDANG - Dede Farhan Aulawi menghadiri dan memenuhi undangan peringatan 1 abad (100 tahun) Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Majidiyah Sumedang dan sekaligus memberikan ceramah pendidikan untuk meningkatkan semangat belajar para santri agar lebih termotivasi menjadi insan yang cerdas, saleh/salehah, dan bertaqwa.
Kehadiran di pondok pesantren langsung disambut ratusan santri, dan akhirnya diterima oleh sesepuh pondok KH. Sopandi, pimpinan pondok KH. Muslim Mubarok, SAg, MAg yang juga Rois Syuriah MWC NU setempat, para ustadz, dan yang lainnya.
Lokasi pondok pesantren ini berada di sekitar kaki Gunung Manglayang, tepatnya di Kampung Nyalindung, Desa Mekarsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang.
Awal pendirian pesantren dirintis oleh KH. Abdul Majid bin Salhari pada tahun 1925 sebagai tajug tempat orang-orang sektar mengaji. Untuk mempertahankan pengajaran tradisional, pesantren ini mengklasifikasikan kurikulum kegiatan pengajaran kitab sesuai dengan tingkatan santri.
Pertama, tingkat Isti’dad (nadhoman fikih, Tuhfatul Athfal (tajwid), baca tulis Al-Qur’an, dan nadhoman tauhid).
Kedua, tingkat ‘Ula A (Safinah, Tijan Darori, Ahlaq lil Banin, Jurumiyah dan Al-Ada wal Qiroat).
Ketiga, tingkat ‘Ula B (Fathul Qarib, Sanusiyah, Akhlaq lil Banin, Kailani dan Al-Ada wa al-Qiraat). Keempat, tingkat Wustho A (Al-Bajuri, Kifayat al ‘Awam, Tafsir Al-Jalalain, Imrithi, Al-Ada wal-Qiraat dan Arbain Nawawiyah).
Kelima, tingkat Wustho B (Fathul Mu’in, Ummul Barahim, Tafsir Al-Jalalain, Mutammimah, Al-Ada wal Qiraat, Bulughul Marom).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!