Debat Cawapres Seru, Ini yang Disampaikan Cak Imin, Gibran dan Mahfud

ED
Jumat, 22 Desember 2023 | 19:31 WIB
Bagikan
Debat Cawapres Seru, Ini yang Disampaikan Cak Imin, Gibran dan Mahfud

VISI.NEWS | JAKARTA - Tiga calon wakil presiden (cawapres) menghadapi debat perdana yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023). Mereka adalah Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang berpasangan dengan Anies Baswedan, Gibran Rakabuming Raka yang berpasangan dengan Prabowo Subianto, dan Mahfud MD yang berpasangan dengan Ganjar Pranowo.

Debat cawapres ini mengusung tema ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan. Debat ini dipandu oleh dua moderator, yaitu Alfito Deannova dan Liviana Cherlisa.

Berikut ini adalah rangkuman poin-poin penting yang disampaikan oleh ketiga cawapres dalam debat tersebut:

1. Cak Imin

  • Menyatakan bahwa pemerintahan Anies-Cak Imin akan memprioritaskan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada sektor pertanian, perikanan, dan UMKM. Cak Imin mengklaim bahwa program-program yang telah dilakukan oleh PKB, seperti Kartu Tani, Kartu Nelayan, dan Kartu Wirausaha, telah membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
  • Menjanjikan bahwa pemerintahan Anies-Cak Imin akan memberantas praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang merugikan negara dan rakyat. Cak Imin menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku KKN tanpa pandang bulu, termasuk yang berasal dari partai politik pendukungnya.
  • Menyampaikan bahwa pemerintahan Anies-Cak Imin akan mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat. Cak Imin mencontohkan bahwa pihaknya akan membangun sistem e-learning yang dapat diakses oleh seluruh siswa dan guru di Indonesia, serta menyediakan fasilitas internet gratis bagi masyarakat miskin.
  • Menjawab pertanyaan dari Gibran tentang bagaimana cara mengatasi defisit anggaran yang terjadi akibat pandemi Covid-19, Cak Imin mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan efisiensi anggaran, mengurangi subsidi yang tidak tepat sasaran, dan meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak dan non-pajak. Cak Imin juga menyarankan agar pemerintah melakukan restrukturisasi utang yang lebih menguntungkan bagi Indonesia.
  • Menanggapi pertanyaan dari Mahfud tentang bagaimana cara mengatasi kemacetan dan polusi udara di perkotaan, Cak Imin mengatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan transportasi publik yang massal, terintegrasi, dan ramah lingkungan, seperti kereta api, bus, dan sepeda. Cak Imin juga mengusulkan agar pemerintah memberikan insentif bagi masyarakat yang menggunakan transportasi publik, seperti diskon tarif, subsidi bahan bakar, dan pajak kendaraan.

2. Gibran

  • Menyatakan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran akan memfokuskan pada pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas di seluruh Indonesia, terutama di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Gibran mengklaim bahwa program-program yang telah dilakukan oleh Gerindra, seperti Tol Laut, Tol Langit, dan Tol Darat, telah membantu mempercepat mobilitas barang dan orang, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
  • Menjanjikan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran akan memberikan program makan siang gratis bagi seluruh siswa sekolah dasar dan menengah di Indonesia, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan gizi anak-anak. Gibran mengatakan bahwa program ini akan dibiayai dari anggaran pendidikan yang mencapai 20 persen dari APBN, serta dari kerjasama dengan pihak swasta dan masyarakat.
  • Menyampaikan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran akan meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi era digital, dengan cara menyediakan pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar. Gibran mencontohkan bahwa pihaknya akan meluncurkan program Kartu Prakerja yang dapat digunakan oleh para pencari kerja dan pekerja untuk mengikuti berbagai kursus online maupun offline.
  • Menjawab pertanyaan dari Mahfud tentang bagaimana cara meningkatkan investasi asing di Indonesia, Gibran mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan reformasi birokrasi, memperbaiki iklim usaha, dan memberantas praktik-praktik ilegal yang menghambat masuknya investor asing, seperti pungutan liar, perizinan yang rumit, dan mafia tanah. Gibran juga menegaskan bahwa pihaknya akan melindungi kepentingan nasional dan menjaga kedaulatan Indonesia dalam berbagai perjanjian investasi.
  • Menanggapi pertanyaan dari Cak Imin tentang bagaimana cara mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia, Gibran mengatakan bahwa pihaknya akan mengimplementasikan sistem ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, dengan cara memberikan bantuan sosial yang tepat sasaran, memberdayakan UMKM dan koperasi, serta mendorong kewirausahaan dan inovasi. Gibran juga mengusulkan agar pemerintah melakukan redistribusi aset dan sumber daya alam yang adil dan merata.

3. Mahfud

  • Menyatakan bahwa pemerintahan Ganjar-Mahfud akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan cara meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor-sektor unggulan, seperti pariwisata, pertambangan, dan energi terbarukan. Mahfud mengklaim bahwa program-program yang telah dilakukan oleh PDIP, seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Prakerja, telah membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
  • Menjanjikan bahwa pemerintahan Ganjar-Mahfud akan menyelesaikan berbagai masalah hukum dan HAM yang menjadi tuntutan masyarakat, seperti kasus pelanggaran HAM di masa lalu, kasus korupsi besar-besaran, dan kasus penegakan hukum yang diskriminatif. Mahfud mengatakan bahwa pihaknya akan membentuk tim independen yang akan menangani kasus-kasus tersebut secara profesional, transparan, dan akuntabel.
  • Menyampaikan bahwa pemerintahan Ganjar-Mahfud akan memanfaatkan potensi digitalisasi dalam meningkatkan kesejahteraan dan demokrasi di Indonesia, dengan cara mengembangkan ekosistem digital yang terbuka, aman, dan inklusif. Mahfud mencontohkan bahwa pihaknya akan memperkuat infrastruktur digital, mengembangkan industri kreatif, dan mendorong partisipasi publik dalam pengambilan kebijakan.
  • Menjawab pertanyaan dari Cak Imin tentang bagaimana cara mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran di Indonesia, Mahfud mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemberdayaan ekonomi rakyat, dengan cara memberikan stimulus fiskal, mengembangkan sektor informal, dan menciptakan lapangan kerja baru. Mahfud juga menyarankan agar pemerintah melakukan reformasi struktural, mengembangkan ekonomi syariah, dan meningkatkan keseimbangan pembangunan antardaerah.
  • Menanggapi pertanyaan dari Gibran tentang bagaimana cara mengatasi masalah kesehatan dan pendidikan di Indonesia, Mahfud mengatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan bagi seluruh masyarakat, dengan cara meningkatkan anggaran, mengembangkan fasilitas, dan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan pendidik

@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.