Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional Diluncurkan, Kemensos Siap Mutakhirkan Data

Desi Rossilawati
Kamis, 20 Februari 2025 | 18:30 WIB
Bagikan
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional Diluncurkan, Kemensos Siap Mutakhirkan Data
VISI.NEWS | JAKARTA - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencatat sejarah baru dengan peluncuran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem data ini akan menjadi acuan utama bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan sosial serta program pemberdayaan masyarakat agar lebih tepat sasaran. Setelah terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN, Badan Pusat Statistik (BPS) menyerahkan laporan pemadanan data kepada sejumlah kementerian terkait. Laporan tersebut ditandatangani oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, serta Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyambut baik langkah ini sebagai bentuk nyata arahan Presiden Prabowo dalam mewujudkan sistem data yang akurat dan terintegrasi. Ia menegaskan bahwa DTSEN merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan lembaga yang sebelumnya telah diminta untuk menyerahkan data mereka ke BPS guna divalidasi dan diperbarui. "Perintah Presiden data tunggal dan memerintahkan semua kementerian dan lembaga menyerahkan data ke BPS agar divalidasi, diukur ulang, sekarang jadi data tunggal," ujar Gus Ipul di kantor Bappenas, Kamis (20/2/2025) di lansir dari laman Kemensos. Menurutnya, Kemensos memiliki tugas khusus dalam proses pemutakhiran data karena informasi sosial bersifat dinamis, mencakup perubahan seperti kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk. Untuk itu, pemerintah membuka dua jalur pemutakhiran, yaitu melalui jalur formal dengan validasi dari tingkat RT/RW hingga bupati, serta jalur partisipatif lewat aplikasi Cek Bansos yang memungkinkan masyarakat mengajukan usulan atau sanggahan dengan melampirkan bukti. "Orang enggak boleh hanya ngomong tok enggak tepat sasaran. Buktikan dengan melampirkan beberapa hal, ada ketentuannya," ujarnya. Di Kemensos, DTSEN akan menjadi referensi utama dalam penyaluran bantuan sosial pada periode mendatang. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.